UNNARUNNAR

UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)

Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, manajemen usaha, dan pemasaran air minum dalam kemasan (AMDK) melalui penerapan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan metode pelatihan manajemen keuangan, pemasaran digital, pendampingan produksi, serta penyediaan teknologi modern berupa mesin pengisi dan penutup gelas otomatis, diversifikasi kemasan, dan penguatan identitas merek. Evaluasi kuantitatif dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji paired t-test terhadap data kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh variabel yang diukur, dengan rata-rata nilai meningkat dari 1,35 (SD = 0,10) menjadi 4,66 (SD = 0,07) dan nilai signifikansi 0,000. Peningkatan mencakup pemahaman bahan baku, kebersihan produksi, perawatan alat, pengelolaan kualitas, keuangan dan pajak, pemasaran digital, serta motivasi dan daya saing usaha. Secara finansial, pendapatan usaha meningkat 20% dari Rp16.099.666 menjadi Rp19.319.599, sementara laba meningkat sekitar 50%. Temuan ini menegaskan efektivitas PKM dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha AMDK berbasis komunitas di tingkat desa.

Pelaksanaan program hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) telah berjalan sesuai dengan rencana dan berhasil mencapai target utama melalui kolaborasi antara tim pelaksana, mitra, dan pemangku kepentingan.Implementasi teknologi yang sesuai kebutuhan mitra berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.Pelatihan dan pendampingan meningkatkan keterampilan serta profesionalisme mitra dalam pengelolaan usaha.Program menghasilkan artikel ilmiah, publikasi media, dan dokumentasi sebagai bentuk diseminasi hasil kegiatan.Terjadi peningkatan produktivitas, perluasan pasar, dan nilai ekonomi produk mitra.Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghasilkan solusi lokal yang berkelanjutan serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran untuk penelitian lanjutan adalah: 1. Mengembangkan model keberlanjutan program melalui pembentukan kelompok usaha mandiri yang profesional, kemitraan dengan sektor swasta, dan integrasi dengan program pemerintah. 2. Mereplikasi kegiatan di wilayah lain dengan potensi serupa untuk memperluas dampak program. 3. Melanjutkan pelatihan pemasaran digital, manajemen keuangan, dan standarisasi produk untuk memperkuat manajemen dan pemasaran. 4. Melibatkan lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan sektor industri dalam kolaborasi multi-pihak untuk meningkatkan dampak sosial-ekonomi program. 5. Meningkatkan kualitas luaran akademik melalui publikasi di jurnal bereputasi nasional dan internasional untuk diseminasi hasil penelitian.

Read online
File size655.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test