PNLPNL

Jurnal PolimesinJurnal Polimesin

Gigi pengait pada excavator membutuhkan kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan dampak yang tinggi untuk menahan kondisi kerja yang berat, termasuk abrasi dan dampak berulang. Mencapai kombinasi sifat ini pada baja paduan rendah yang dicetak pasir masih menjadi tantangan. Studi ini menyelidiki evolusi mikrostruktur dan sifat mekanik gigi pengait excavator yang dimodifikasi dengan nikel yang tunduk pada proses perlakuan panas lima tahap. Bahan diproduksi dengan pencetakan pasir dengan penambahan 0,6 wt.% Ni, diikuti dengan perlakuan panas berurutan yang terdiri dari normalisasi, tempering pra-penyempurnaan, pengerasan, dan penyempurnaan ganda. Karakterisasi mikrostruktur dan pengujian mekanik dilakukan untuk mengevaluasi efek urutan perlakuan panas pada kinerja material. Perlakuan panas yang diterapkan menghasilkan martensit lamel sebagai mikrostruktur dominan dengan adanya austenit sisa. Setelah tahap penyempurnaan akhir, kekuatan tarik mencapai 1206 MPa, dengan kekerasan 51 HRC, dan ketangguhan dampak 26,1 J/mm2. Ketahanan dampak yang meningkat terkait dengan austenit sisa yang dipromosikan oleh penambahan nikel. Analisis fraktograf mengungkapkan fraktur yang didominasi oleh fraktur yang didominasi oleh pembentukan cekungan, diikuti oleh propagasi retak yang melibatkan fitur retak antar butir dan retak sekunder. Hasil ini menunjukkan bahwa modifikasi nikel yang dikombinasikan dengan perlakuan panas meningkatkan kinerja mekanik gigi pengait excavator yang dicetak pasir.

Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa modifikasi nikel dan perlakuan panas multi-tahap efektif dalam meningkatkan kinerja mekanik gigi pengait excavator yang dicetak pasir.Mikrostruktur material terdiri dari martensit lamel yang dominan dengan adanya austenit sisa.Setelah tahap penyempurnaan akhir, kekuatan tarik mencapai 1206 MPa, dengan kekerasan 51 HRC, dan ketangguhan dampak 26,1 J/mm2.Ketahanan dampak yang meningkat terkait dengan stabilisasi austenit sisa yang dipromosikan oleh penambahan nikel.Analisis fraktograf menunjukkan fraktur yang didominasi oleh pembentukan cekungan, diikuti oleh propagasi retak yang melibatkan retak antar butir dan retak sekunder.Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi modifikasi nikel dan perlakuan panas dapat meningkatkan ketangguhan dan ketahanan dampak gigi pengait excavator, yang penting untuk aplikasi di bidang konstruksi dan pertambangan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi efek penambahan nikel pada mikrostruktur dan sifat mekanik lebih lanjut. Selain itu, studi komparatif antara modifikasi nikel dan elemen paduan lainnya dapat dilakukan untuk menentukan elemen paduan yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja gigi pengait excavator. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter perlakuan panas, seperti suhu dan waktu, untuk mencapai kombinasi optimal kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan. Akhirnya, studi tentang pengaruh modifikasi nikel pada ketahanan aus dan ketahanan korosi gigi pengait excavator dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang kinerja material dalam kondisi kerja yang berat.

Read online
File size1.16 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test