PNLPNL

Jurnal PolimesinJurnal Polimesin

Aluminium AA 1100 banyak digunakan dalam aplikasi industri karena kepadatan rendah dan ketahanan korosi yang baik. Namun, sering terjadi cacat pengelasan seperti pori dan perubahan sifat mekanik selama pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW). Salah satu parameter yang paling berpengaruh terhadap kualitas pengelasan adalah arus pengelasan. Penelitian ini menganalisis efek variasi arus pengelasan terhadap sifat fisik dan mekanik sambungan pengelasan AA 1100 GMAW menggunakan kawat pengisi ER 5356. Pengelasan dilakukan pada arus 100 A, 130 A, dan 160 A menggunakan gas pelindung argon. Sambungan pengelasan dievaluasi dengan inspeksi visual, pengamatan makrostruktur, analisis mikrostruktur, dan pengujian microhardness Vickers. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan arus pengelasan menghasilkan lelehan yang lebih lebar, peningkatan pori dan cacat spatter, serta struktur butir yang lebih kasar di zona yang terpengaruh panas (HAZ) dan logam pengisi. Pori dan spatter terendah terjadi pada 100 A, sedangkan yang tertinggi terjadi pada 160 A. Hal ini disebabkan oleh masukan panas yang berlebihan dan penangkapan hidrogen. Analisis mikrostruktur mengungkapkan adanya fase intermetalik FeAl₃ yang tersebar dalam matriks aluminium. Nilai kekerasan tertinggi ditemukan di daerah logam pengisi pada 100 A, yang disebabkan oleh ukuran butir yang lebih halus dan efek penguatan Mg dari kawat pengisi ER 5356. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa arus pengelasan berpengaruh signifikan terhadap pembentukan cacat, evolusi mikrostruktur, dan distribusi kekerasan sambungan pengelasan GMAW AA 1100.

Penelitian ini menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat fisik dan mekanik sambungan pengelasan AA 1100.Kesimpulan yang dapat ditarik adalah variasi arus pengelasan berpengaruh signifikan terhadap kualitas sambungan pengelasan AA 1100 GMAW, terutama dalam hal cacat pengelasan, mikrostruktur, dan kekerasan.Peningkatan arus pengelasan meningkatkan masukan panas, yang menyebabkan peningkatan pori dan spatter serta lelehan yang lebih lebar.Arus pengelasan 100 A menghasilkan pori minimal, mikrostruktur logam pengisi yang lebih halus, dan kekerasan tertinggi.Masukan panas yang lebih tinggi pada arus pengelasan yang lebih tinggi mendorong pertumbuhan butir yang lebih kasar, sehingga menurunkan kekerasan.Oleh karena itu, pengendalian arus yang tepat sangat penting untuk mencapai sifat fisik dan mekanik yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis efek variasi arus pengelasan pada sifat mekanik sambungan pengelasan AA 1100, seperti kekuatan tarik dan ketahanan terhadap korosi. (2) Mengkaji pengaruh variasi arus pengelasan pada evolusi mikrostruktur dan distribusi kekerasan di zona yang terpengaruh panas (HAZ) dan logam pengisi. (3) Meneliti metode pengendalian pori dan spatter selama pengelasan AA 1100, seperti pengaturan aliran gas pelindung atau penggunaan teknik pengelasan alternatif.

Read online
File size1019.94 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test