UTUUTU
International Journal of Education, Language, and ReligionInternational Journal of Education, Language, and ReligionProgram Sekolah Penggerak (PSP) merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mendorong transformasi pendidikan melalui peningkatan kualitas manajemen kurikulum. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan manajemen kurikulum PSP di UPT SMP Negeri 3 Gresik dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui (1) wawancara semi‑terstruktur dengan guru dan tenaga kependidikan, (2) observasi langsung proses pembelajaran, dan (3) penelaahan dokumen berupa catatan program tahun 2022‑2024. Hasil penelitian menunjukkan adanya sistem manajemen kurikulum yang komprehensif, meliputi perencanaan kurikulum berbasis karakteristik sekolah dan profil siswa; pelaksanaan kurikulum melalui kegiatan intrakurikuler, pendekatan pembelajaran diferensial, proyek Pancasila Student Profile Strengthening, serta ekstrakurikuler; serta evaluasi kurikulum dan pengembangan profesional berkelanjutan melalui diseminasi informasi ke enam institusi pendidikan. UPT SMP Negeri 3 Gresik berhasil menjadi model dalam pelaksanaan PSP, meskipun tantangan utama yang dihadapi adalah adaptasi guru terhadap perubahan internal dan perubahan pada sekolah terkait. Kesimpulan menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kurikulum PSP di SMP Negeri 3 Gresik menunjukkan kemajuan dalam pendekatan pembelajaran inovatif, namun masih memerlukan penguatan dalam bidang mentoring dan infrastruktur. Temuan ini dapat dijadikan referensi bagi sekolah lain dalam mengimplementasikan PSP serta bahan evaluasi bagi pembuat kebijakan.
Implementasi Program Sekolah Penggerak (PSP) di UPT SMP Negeri 3 Gresik menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif berperan sebagai katalisator transformasi pendidikan holistik, dengan keberhasilan bergantung pada tiga pilar strategis.perencanaan berbasis data yang mengintegrasikan kearifan lokal dan karakteristik siswa.model pelaksanaan fleksibel yang menyelaraskan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler (P5), dan ekstrakurikuler.serta strategi diseminasi kolaboratif In‑On‑In Service yang memperluas dampak program di luar sekolah.Meskipun demikian, tantangan tetap ada terkait adaptabilitas guru dan kompleksitas penilaian holistik, yang menuntut pembentukan ekosistem pembelajaran berkelanjutan dengan kepemimpinan tersebar dan pengembangan profesional berkelanjutan.Temuan ini memberikan kerangka kerja praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan yang ingin mereplikasi model PSP dalam konteks pendidikan menengah yang beragam.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana intervensi pelatihan dan pengembangan profesional yang difokuskan pada peningkatan adaptabilitas guru memengaruhi efektivitas manajemen kurikulum dalam kerangka Program Sekolah Penggerak; selanjutnya, diperlukan studi komparatif untuk mengevaluasi model penilaian holistik yang mengintegrasikan proyek P5 dengan penilaian standar terhadap pencapaian kompetensi siswa di berbagai SMP; selain itu, penelitian dapat meneliti skalabilitas model diseminasi In‑On‑In Service ke wilayah regional yang beragam serta dampaknya terhadap keberlanjutan program, dengan memperhatikan faktor konteks budaya, sumber daya, dan kebijakan lokal. Semua pertanyaan ini akan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor kunci yang mendukung replikasi dan keberlanjutan inisiatif PSP di tingkat nasional.
- A Case Study on the Implementation of Curriculum Management Implementation of the Sekolah Penggerak Program... doi.org/10.35308/ijelr.v7i3.13391A Case Study on the Implementation of Curriculum Management Implementation of the Sekolah Penggerak Program doi 10 35308 ijelr v7i3 13391
- Implementasi Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran di MAN 4 Sleman | Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu... doi.org/10.38035/jmpis.v6i3.4379Implementasi Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran di MAN 4 Sleman Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu doi 10 38035 jmpis v6i3 4379
| File size | 420.96 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBISERAMBI Penelitian ini menyarankan para pemimpin pendidikan dan pengembang kurikulum untuk memprioritaskan manajemen berorientasi nilai demi pelaksanaan berkelanjutanPenelitian ini menyarankan para pemimpin pendidikan dan pengembang kurikulum untuk memprioritaskan manajemen berorientasi nilai demi pelaksanaan berkelanjutan
STAIMUNSTAIMUN Pendidikan yang berkelanjutan dan kompetitif memerlukan integrasi kuat antara keterampilan soft skills, pemanfaatan teknologi, dan prinsip keberlanjutanPendidikan yang berkelanjutan dan kompetitif memerlukan integrasi kuat antara keterampilan soft skills, pemanfaatan teknologi, dan prinsip keberlanjutan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Analisis meliputi aspek kuantitas, frekuensi, pola pengiriman, dan total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode JIT lebih efektifAnalisis meliputi aspek kuantitas, frekuensi, pola pengiriman, dan total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode JIT lebih efektif
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Namun, kurikulum ini juga membawa manfaat signifikan, seperti meningkatnya motivasi belajar siswa, kreativitas guru, dan kemungkinan hasil pembelajaranNamun, kurikulum ini juga membawa manfaat signifikan, seperti meningkatnya motivasi belajar siswa, kreativitas guru, dan kemungkinan hasil pembelajaran
PAPANDAPAPANDA Sebaliknya, pengaruh sosial seperti rekomendasi dari teman atau senior tidak memberikan dampak signifikan terhadap pemilihan. Temuan ini mengindikasikanSebaliknya, pengaruh sosial seperti rekomendasi dari teman atau senior tidak memberikan dampak signifikan terhadap pemilihan. Temuan ini mengindikasikan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Artikel ini membahas tentang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,Artikel ini membahas tentang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,
UNCMUNCM Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, yakni: pertama, wawancara mendalam. Wawancara akan dilakukan melibatkan tokoh agama, pemuka masyarakat,Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, yakni: pertama, wawancara mendalam. Wawancara akan dilakukan melibatkan tokoh agama, pemuka masyarakat,
ANTARBANGSAANTARBANGSA Berdasarkan perhitungan maka dapat disimpulkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan lebih unggul dibandingkan Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan perhitungan maka dapat disimpulkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan lebih unggul dibandingkan Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitian
Useful /
ASRITANIASRITANI Pengetahuan etnoveteriner mencerminkan pengalaman masyarakat tradisional dalam memanfaatkan sumber daya alam, khususnya tanaman obat, untuk pencegahanPengetahuan etnoveteriner mencerminkan pengalaman masyarakat tradisional dalam memanfaatkan sumber daya alam, khususnya tanaman obat, untuk pencegahan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Namun demikian, ada juga peluang baru karena peningkatan minat terhadap produk lokal, dan transformasi digital. Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilanNamun demikian, ada juga peluang baru karena peningkatan minat terhadap produk lokal, dan transformasi digital. Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan
IPDNIPDN Di Indonesia, kajian ini tergolong belum dikembangkan oleh para akademisi Ilmu Komunikasi. Hal ini menjadi perhatian bagi Departemen Ilmu Komunikasi FISIPDi Indonesia, kajian ini tergolong belum dikembangkan oleh para akademisi Ilmu Komunikasi. Hal ini menjadi perhatian bagi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP
DINASTIRESDINASTIRES Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan posisi kompetitif dan mendukung keberlanjutan bisnis XYZ di industri layanan pengiriman yang sangat kompetitif.Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan posisi kompetitif dan mendukung keberlanjutan bisnis XYZ di industri layanan pengiriman yang sangat kompetitif.