UMITRAUMITRA

Jurnal Ilmu Keperawatan IndonesiaJurnal Ilmu Keperawatan Indonesia

Stroke merupakan kondisi yang ditandai oleh gangguan fungsi sistem saraf akibat aliran darah ke otak yang terganggu. Penatalaksanaan stroke dapat melibatkan terapi farmakologis maupun non farmakologis. Terapi farmakologis mencakup pemberian obat, sementara itu terapi non farmakologis dapat dilakukan salah satunya dengan memberikan posisi tubuh yang nyaman. Posisi semi fowler, yaitu posisi setengah duduk, bermanfaat untuk mengoptimalkan aliran oksigen ke paru-paru sehingga membantu meningkatkan kadar saturasi oksigen. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh posisi semi fowler untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke non hemoragik. Desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengimplementasikan posisi semi fowler selama 14 hari dilakukan 1 hari 1 kali. Adapun subyek kasus berjumlah satu kasus dengan diagnosa medis stroke non hemoragik di RSUD dr. Adhyatma MPH Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan posisi semi fowler selama 14 x 24 jam terdapat peningkatan saturasi oksigen pada pasien stroke non hemoragik. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian posisi semi fowler dapat memberikan peningkatan saturasi oksigen kepada pasien stroke non hemoragik.

Hasil karya ilmiah dengan judul Penerapan Posisi Semi Fowler Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD dr.Adhyatma MPH Provinsi Jawa Tengah dengan Evidence Based Practice Nursing (EBPN) dapat disimpulkan bahwa pemberian posisi semi fowler dapat memberikan peningkatan saturasi oksigen kepada pasien stroke non hemoragik.

Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi eksperimental dengan sampel yang lebih besar, melibatkan beberapa rumah sakit, untuk menilai efektivitas posisi semi‑Fowler dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien stroke non hemoragik secara umum. Selanjutnya, diperlukan perbandingan antara posisi semi‑Fowler dan posisi alternatif seperti posisi supine atau lateral dalam sebuah uji klinis terkontrol, guna menentukan metode posisi mana yang paling optimal dalam memperbaiki parameter pernapasan serta hasil klinis pasien. Terakhir, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan posisi semi‑Fowler terhadap pemulihan neurologis, kualitas hidup, dan tingkat kambuh stroke selama periode follow‑up enam hingga dua belas bulan, sehingga dapat dipahami manfaat berkelanjutan dari intervensi tersebut. Ketiga arah penelitian ini akan melengkapi temuan awal yang terbatas pada satu subjek dan memperluas basis bukti bagi praktik keperawatan berbasis bukti yang akan meningkatkan kepercayaan pada rekomendasi klinis.

  1. Posisi Head Up Dapat Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke : Literature Review | Madago Nursing... doi.org/10.33860/mnj.v4i2.2470Posisi Head Up Dapat Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Literature Review Madago Nursing doi 10 33860 mnj v4i2 2470
Read online
File size252.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test