UINSIUINSI
MAZAHIBMAZAHIBMasalah pengungsi Rohingya telah menarik perhatian global dan masyarakat Indonesia, terutama karena banyak yang mencari suaka di Aceh untuk melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar. Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967 membentuk kerangka hukum global untuk perlindungan pengungsi. Namun, Indonesia belum secara resmi mengesahkan statuta ini, sehingga tidak secara hukum terikat untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Meskipun demikian, Indonesia terikat oleh prinsip non-refoulement, hukum internasional adat atau jus cogens, untuk mengelola pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayahnya. Studi ini memeriksa pendekatan Indonesia terhadap manajemen pengungsi melalui lensa hukum internasional dan maqāṣid al-sharīah, mewakili kemanusiaan Islam. Wacana ilmiah Islam, khususnya Fiqh al-Siyar, yang terkait dengan maqāṣid al-sharīah, menyediakan upaya kemanusiaan kontemporer. Studi ini menyimpulkan bahwa, di bawah hukum internasional, Indonesia harus melindungi pengungsi sebagai bagian dari implementasi jus cogens. Selain itu, dari perspektif maqāṣid al-sharīah, untuk menyambut pengungsi Rohingya, meskipun tidak meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967, exemplifying kemanusiaan Islam dan mengakui hak asasi manusia yang melekat pada pengungsi.
Penanganan pengungsi di Indonesia adalah masalah kompleks yang membutuhkan diskusi, menarik wawasan dari berbagai sumber ilmiah, hukum nasional, perspektif hukum internasional, dan ilmu Islam.Masyarakat global mengakui bahwa merumuskan strategi manajemen pengungsi yang efektif di semua negara menuntut pendekatan yang beragam.Pertimbangan kemanusiaan, faktor ekonomi, dinamika politik, dan nilai-nilai agama memainkan peran penting dalam menyelaraskan regulasi manajemen pengungsi dengan tingkat penerimaan pemerintah dan masyarakat di negara tuan rumah.Dalam istilah Islam, Fiqh al-Siyar berdiri sebagai sumber ilmiah yang terhormat, dan ketika digabungkan dengan pendekatan maqāṣid al-sharīah, memiliki potensi untuk menjadi fondasi untuk upaya kemanusiaan kontemporer.Pemerintah Indonesia belum mengadopsi secara resmi Konvensi Wina 1951 dan Protokol Pengungsi 1967.Akibatnya, Indonesia tidak secara hukum terikat untuk menyediakan kebutuhan dasar pengungsi selama tinggal di negara tersebut.Norma internasional tunggal yang mengikat Indonesia adalah prinsip non-refoulement, yang melarang pengusiran paksa pengungsi dari wilayahnya.Oleh karena itu, dilihat dari sudut pandang hukum internasional, Indonesia tetap terikat untuk memainkan peran dalam melindungi pengungsi di dalam batas-batasnya sebagai ekspresi dari implementasi jus cogens.Dari perspektif maqāṣid al-sharīah, keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967, tetapi tetap menerima pengungsi Rohingya, exemplifying kemanusiaan Islam dengan mengakui hak asasi manusia mereka.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan studi komparatif tentang bagaimana negara-negara lain, terutama negara-negara Islam, menangani pengungsi Rohingya. Studi ini dapat mengeksplorasi kebijakan dan praktik yang diadopsi oleh negara-negara tersebut, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat menyelidiki peran organisasi-organisasi kemanusiaan Islam dalam membantu pengungsi Rohingya di Indonesia. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana organisasi-organisasi ini bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan bagaimana mereka dapat meningkatkan upaya kemanusiaan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia dalam mengelola pengungsi Rohingya. Ini dapat mencakup analisis tentang bagaimana pemerintah dapat meningkatkan koordinasi antara berbagai lembaga dan bagaimana mereka dapat meningkatkan akses pengungsi Rohingya terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
- Kebijakan Penanganan Pengungsi di Indonesia Perspektif Maqasid al-Syari'ah | Al-Manahij: Jurnal... doi.org/10.24090/mnh.v13i2.2460Kebijakan Penanganan Pengungsi di Indonesia Perspektif Maqasid al Syariah Al Manahij Jurnal doi 10 24090 mnh v13i2 2460
- Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and Maqāsid... journal.uinsi.ac.id/index.php/mazahib/article/view/7942Examining the Handling of Rohingya Refugees in Indonesia through the Lens of International Law and MaqAsid journal uinsi ac index php mazahib article view 7942
- The Responsibility to Protect (R2P) Concept as an Attempt for Protection of Human Rights in International... ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/volksgeist/article/view/7229The Responsibility to Protect R2P Concept as an Attempt for Protection of Human Rights in International ejournal uinsaizu ac index php volksgeist article view 7229
| File size | 455.8 KB |
| Pages | 40 |
| DMCA | Report |
Related /
JIMF BIJIMF BI Inisiatif ini sejalan dengan konteks Muslim yang menguntungkan, ditambah dengan pemahaman yang cukup untuk mendukung pengembangan lembaga keuangan SyariahInisiatif ini sejalan dengan konteks Muslim yang menguntungkan, ditambah dengan pemahaman yang cukup untuk mendukung pengembangan lembaga keuangan Syariah
STAI MUAFISTAI MUAFI Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk “Integrasi Nilai-Nilai Pendampingan Pengelolaan Sampah Plastik pada UPPKS di Desa Tegalombo, Pacitan iniKegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk “Integrasi Nilai-Nilai Pendampingan Pengelolaan Sampah Plastik pada UPPKS di Desa Tegalombo, Pacitan ini
ALMISHBAHALMISHBAH Teknologi juga menjadi medium strategis dalam mendiseminasikan nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif, sebagai prinsip Islam rahmatan lil alamin,Teknologi juga menjadi medium strategis dalam mendiseminasikan nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif, sebagai prinsip Islam rahmatan lil alamin,
UNISKA BJMUNISKA BJM Dalam pendidikan Islam, beliau tidak hanya berbicara tentang pendidikan saja, akan tetapi juga membahas tentang bagaimana cara manajemen pendidikan Islam.Dalam pendidikan Islam, beliau tidak hanya berbicara tentang pendidikan saja, akan tetapi juga membahas tentang bagaimana cara manajemen pendidikan Islam.
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Namun, studi tentang Maqashid Al-Quran masih kurang mendapat perhatian yang memadai. Beberapa akademisi di Indonesia bahkan menganggapnya sama dengan MaqashidNamun, studi tentang Maqashid Al-Quran masih kurang mendapat perhatian yang memadai. Beberapa akademisi di Indonesia bahkan menganggapnya sama dengan Maqashid
UIIDALWAUIIDALWA Tulisan ini bertujuan menjelaskan konsep keadilan dalam hukum waris dari sudut pandang Islam perspektif madzhab Imam Syafii. Ilmu yang pertama kali hilangTulisan ini bertujuan menjelaskan konsep keadilan dalam hukum waris dari sudut pandang Islam perspektif madzhab Imam Syafii. Ilmu yang pertama kali hilang
UIRUIR Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian Ini merupakan jenis penelitian korelasi yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar. PengambilanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian Ini merupakan jenis penelitian korelasi yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar. Pengambilan
STITPEMALANGSTITPEMALANG Keberhasilan pendidikan agama dilihat dari tiga indikasi utama, pertama, keberhasilan transfer ilmu; kedua, transfer nilai; ketiga, transfer keterampilan.Keberhasilan pendidikan agama dilihat dari tiga indikasi utama, pertama, keberhasilan transfer ilmu; kedua, transfer nilai; ketiga, transfer keterampilan.
Useful /
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA ), mengambil pesanan (May I take your order. ), dan membayar tagihan (How will you be paying. Pengajaran ungkapan‑ungkapan tersebut paling baik dilakukan), mengambil pesanan (May I take your order. ), dan membayar tagihan (How will you be paying. Pengajaran ungkapan‑ungkapan tersebut paling baik dilakukan
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Setiap lagu menampilkan penggunaan khas yang menekankan tema keluarga, ketenaran, dan perjuangan pribadi. Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa kiasan secaraSetiap lagu menampilkan penggunaan khas yang menekankan tema keluarga, ketenaran, dan perjuangan pribadi. Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa kiasan secara
UPERTISUPERTIS Terapi obat oral dapat menimbulkan efek samping, sehingga penggunaan tanaman herbal Trichosanthes cucumerina menjadi alternatif. Trichosanthes cucumerinaTerapi obat oral dapat menimbulkan efek samping, sehingga penggunaan tanaman herbal Trichosanthes cucumerina menjadi alternatif. Trichosanthes cucumerina
UINSIUINSI Demikian pula, dari perspektif Islam, tampaknya ada kesalahpahaman hadis mengenai larangan mengangkat perempuan sebagai pemimpin nasional. Sehingga, budayaDemikian pula, dari perspektif Islam, tampaknya ada kesalahpahaman hadis mengenai larangan mengangkat perempuan sebagai pemimpin nasional. Sehingga, budaya