STAISARSTAISAR

Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-SyakhsiyyahJurnal Mediasas: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah

Ekspor ilegal merupakan tantangan serius bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia dan Malaysia, yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah tetapi rentan terhadap praktik penyelundupan dan perdagangan ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kebijakan serta praktik penanggulangan ekspor ilegal yang diterapkan oleh kedua negara tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam kerangka hukum, kelembagaan, serta strategi penegakan hukum. Indonesia cenderung menerapkan pendekatan represif dengan fokus pada pengawasan perbatasan dan peningkatan sanksi hukum, sedangkan Malaysia lebih menekankan kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi dalam pelacakan barang ekspor. Meskipun kedua negara menghadapi tantangan yang serupa, seperti lemahnya koordinasi antarinstansi dan praktik korupsi, praktik-praktik terbaik (best practices) yang diterapkan masing-masing negara dapat dijadikan rujukan dalam perumusan kebijakan regional yang lebih efektif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi standar dokumen ekspor antara Indonesia dan Malaysia, yang disertai dengan peran aktif patroli bersama yang lebih intensif dan tidak hanya terbatas pada nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) semata. Selain itu, diperlukan upaya peningkatan legalitas pasar perbatasan agar aktivitas perekonomian masyarakat setempat dapat berjalan secara legal dan berkelanjutan.

Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dalam kerangka hukum, institusi, dan strategi penegakan hukum.Indonesia cenderung mengadopsi pendekatan represif dengan fokus pada pengawasan perbatasan dan peningkatan sanksi hukum, sementara Malaysia lebih menekankan kolaborasi lintas sektor dan penggunaan teknologi dalam melacak barang ekspor.Meskipun kedua negara menghadapi tantangan serupa, seperti koordinasi antarinstansi yang lemah dan korupsi, praktik terbaik dari masing-masing negara dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan regional yang lebih efektif.

Untuk mengurangi ekspor ilegal, diperlukan harmonisasi standar dokumen ekspor antara Indonesia dan Malaysia, disertai dengan patroli bersama yang lebih intensif dan tidak hanya terbatas pada nota kesepahaman. Selain itu, perlu ditingkatkan legalitas pasar perbatasan agar aktivitas perekonomian masyarakat setempat dapat berjalan secara legal dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi efektivitas Patkor Kastima dan inisiatif serupa, serta mengidentifikasi hambatan di lapangan untuk merumuskan strategi penanggulangan yang lebih efisien. Selain itu, studi komparatif yang lebih mendalam tentang pendekatan masing-masing negara dalam penegakan hukum bea cukai dapat memberikan wawasan berharga. Dengan memahami perbedaan dalam sistem hukum dan fokus operasional, penelitian ini merekomendasikan pendekatan hibrid yang menggabungkan sistem layanan satu pintu Malaysia untuk memfasilitasi kepatuhan dan pengawasan dengan patroli fisik yang kuat dan penegakan hukum berbasis intelijen Indonesia. Integrasi ini dapat meningkatkan upaya regional dalam memerangi ekspor ilegal secara efektif.

  1. Controlled Delivery of Illegal Drug Parcels in Scotland: Does Policing Practice Align With a Public Health... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00220426221098986Controlled Delivery of Illegal Drug Parcels in Scotland Does Policing Practice Align With a Public Health journals sagepub doi 10 1177 00220426221098986
  2. International Law Enforcement Against Immigrant Smuggling in Indonesian Waters | Juanda | DE LEGA LATA:... doi.org/10.30596/dll.v8i2.14702International Law Enforcement Against Immigrant Smuggling in Indonesian Waters Juanda DE LEGA LATA doi 10 30596 dll v8i2 14702
  3. UK–EU law enforcement cooperation post-Brexit: A UK law enforcement practitioner perspective... doi.org/10.1177/17488958231162520UKyAAAeEU law enforcement cooperation post Brexit A UK law enforcement practitioner perspective doi 10 1177 17488958231162520
  4. Optimalisasi Peran Sistem Kepabeanan Indonesia Sebagai Upaya Memperkuat Keuangan Negara | Jurnal Pajak... doi.org/10.31092/jpkn.v4i1S.1906Optimalisasi Peran Sistem Kepabeanan Indonesia Sebagai Upaya Memperkuat Keuangan Negara Jurnal Pajak doi 10 31092 jpkn v4i1S 1906
Read online
File size244.51 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test