UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi virtualisasi seperti kontainer semakin populer dan banyak digunakan saat ini. Kontainer menawarkan beberapa keuntungan, seperti fleksibilitas, portabilitas, dan skalabilitas. Teknologi pendukung kontainer seperti orchestrasi kontainer memberikan lebih banyak keuntungan bagi pengguna kontainer untuk menjaga kontainer mereka. Salah satu fitur penting dari orchestrasi kontainer adalah scheduler yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan kontainer ke server yang tepat. Namun, sering terjadi kesalahan penempatan kontainer selama proses penjadwalan, yang dapat mengurangi kualitas layanan (QoS) aplikasi, seperti ketersediaan. Beberapa studi tentang strategi penjadwalan telah dilakukan dengan berbagai tujuan, seperti meningkatkan ketersediaan aplikasi. Untuk meningkatkan ketersediaan aplikasi, kita dapat menjadwal ulang kontainer di klaster. Penelitian ini mengusulkan strategi penjadwalan ulang pada sistem orchestrasi kontainer Kubernetes untuk meningkatkan ketersediaan aplikasi di dalam kontainer. Kami menggunakan pendekatan probabilitas sebagai solusi untuk tindakan penjadwalan ulang dalam lingkungan dinamis terhadap kontainer yang memiliki kondisi tidak sehat. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa strategi penjadwalan ulang kami meningkatkan ketersediaan aplikasi dibandingkan dengan penjadwalan default Kubernetes. Penjadwalan ulang meningkatkan ketersediaan aplikasi sesuai dengan eksperimen. Setelah penjadwalan ulang, Kubernetes memiliki tingkat keberhasilan aplikasi yang lebih baik. Grafik menunjukkan bahwa rata-rata tingkat keberhasilan aplikasi untuk ambang 0,9 melampaui ambang batas lainnya secara rata-rata. Sebaliknya, ketersediaan aplikasi yang menggunakan ambang 0,7 lebih rendah daripada yang lain. Ambang batas yang tinggi meningkatkan ketersediaan aplikasi.

Penjadwalan ulang adalah salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan QoS aplikasi dalam klaster kontainer.Menggunakan algoritma matching stabil banyak-ke-satu, kita dapat melakukan proses penjadwalan antara kontainer dan server.Teknik probabilitas dapat digunakan untuk mengelola frekuensi proses penjadwalan ulang dalam klaster, yang diperlukan untuk menerapkan algoritma matching stabil ke lingkungan dengan klaster dinamis.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa strategi penjadwalan ulang kami meningkatkan ketersediaan aplikasi.Nilai tinggi ambang batas probabilitas kebahagiaan berbanding lurus dengan QoS yang lebih baik.Namun, kadang-kadang diperlukan penerapan konsep trade-off pada klaster, seperti menghapus beberapa kontainer dari klaster ketika kapasitas server melebihi batas, untuk memperoleh QoS yang lebih baik.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: (1) Mengelola efek trade-off dengan mengevaluasi dampak penghapusan beberapa kontainer dari klaster untuk mencapai QoS yang lebih baik. (2) Menyelesaikan masalah terkait penghematan energi dalam klaster. (3) Mengembangkan strategi orchestrasi kontainer yang efisien secara biaya di infrastruktur komputasi awan dengan sumber daya heterogen.

  1. Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. rescheduling strategy container system... doi.org/10.25139/inform.v8i2.6220Inform Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi rescheduling strategy container system doi 10 25139 inform v8i2 6220
Read online
File size1.21 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test