UNISMAUNISMA
JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani bawang merah serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah di Desa Sumberagung Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan menggunakan metode survei terhadap 36 petani bawang merah sebagai responden. Analisis data yang digunakan meliputi analisis pendapatan usahatani, R/C Ratio, dan fungsi produksi Cobb-Douglas menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi bawang merah sebesar 14.583,41 kg/ha/musim tanam dengan harga jual rata-rata Rp18.555,56/kg. Penerimaan usahatani sebesar Rp270.573.632/ha/musim tanam dengan total biaya produksi sebesar Rp55.637.333/ha/musim tanam, sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp214.936.299/ha/musim tanam. Nilai R/C Ratio sebesar 4,86 menunjukkan bahwa usahatani bawang merah layak dan menguntungkan untuk diusahakan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel benih, pupuk kandang, pupuk ZA, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah. Variabel benih, pupuk ZA, dan tenaga kerja berpengaruh positif, sedangkan pupuk kandang berpengaruh negatif terhadap produksi.
Usahatani bawang merah di Desa Sumberagung Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang menguntungkan dan layak diusahakan dengan pendapatan sebesar Rp214.299/ha/musim tanam dan nilai R/C Ratio sebesar 4,86.Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah adalah benih, pupuk kandang, pupuk ZA, dan tenaga kerja.Variabel benih, pupuk ZA, dan tenaga kerja berpengaruh positif, sedangkan pupuk kandang berpengaruh negatif terhadap produksi bawang merah.
Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahatani bawang merah, petani dapat fokus pada penggunaan input produksi yang tepat, seperti pupuk kandang, pupuk NPK, dan pestisida. Pemerintah dan penyuluh pertanian dapat memberikan pelatihan dan dukungan dalam hal ini. Selain itu, penerapan teknologi budidaya bawang merah yang lebih efisien juga perlu dipertimbangkan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pengelolaan tenaga kerja yang optimal dan efektif dalam usahatani bawang merah, serta mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan produktivitas dan keuntungan petani.
| File size | 313.17 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMAUNISMA Kemudian strategi yang terakhir adalah strategi dengan nilai sebesar 3,61 yakni melakukan promosi lebih aktif lagi di media sosial dan memberikan tawaranKemudian strategi yang terakhir adalah strategi dengan nilai sebesar 3,61 yakni melakukan promosi lebih aktif lagi di media sosial dan memberikan tawaran
STIP FARMINGSTIP FARMING Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dipandu kuesioner kepada petani sejumlah 33 orang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dipandu kuesioner kepada petani sejumlah 33 orang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.
STIP FARMINGSTIP FARMING 681.704 /Ha/Musim. Nilai BEP, RCR, dan ROI menunjukkan bahwa usaha tani tersebut efektif, menguntungkan, dan layak diusahakan, hasil keseluruhan menunjukkan681.704 /Ha/Musim. Nilai BEP, RCR, dan ROI menunjukkan bahwa usaha tani tersebut efektif, menguntungkan, dan layak diusahakan, hasil keseluruhan menunjukkan
STIP FARMINGSTIP FARMING Kerusakan hutan mengakibatkan peningkatan risiko erosi dan bencana alam, sehingga mengancam keberlanjutan agrobisnis dan pariwisata. Penerapan teknik konservasiKerusakan hutan mengakibatkan peningkatan risiko erosi dan bencana alam, sehingga mengancam keberlanjutan agrobisnis dan pariwisata. Penerapan teknik konservasi
UNISMAUNISMA Di Kota Batu jagung manis adalah komoditas yang tidak banyak di tanam, namun jagung manis menjadi salah satu komoditas yang banyak diminati oleh masyarakatDi Kota Batu jagung manis adalah komoditas yang tidak banyak di tanam, namun jagung manis menjadi salah satu komoditas yang banyak diminati oleh masyarakat
UNIPOLUNIPOL Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain kandungan nitrogen, fosfor, kalium, sulfur, kandungan organik, harga, dan ketersediaan di pasarKriteria yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain kandungan nitrogen, fosfor, kalium, sulfur, kandungan organik, harga, dan ketersediaan di pasar
UNISMAUNISMA Usahatani jagung hibrida di Desa Bringin menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp 19 466 089,75 per hektare per musim tanam. Nilai R/C ratio 2,81Usahatani jagung hibrida di Desa Bringin menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp 19 466 089,75 per hektare per musim tanam. Nilai R/C ratio 2,81
UIN SUSKAUIN SUSKA Penelitian dilakukan dari April hingga Juli 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 40 perlakuan yang diulang tiga kali. Hasil analisisPenelitian dilakukan dari April hingga Juli 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 40 perlakuan yang diulang tiga kali. Hasil analisis
Useful /
LIMM PUBLIMM PUB 0 merupakan teknologi sederhana untuk membuat gambaran database. Output yang nantinya akan dihasilkan dari sistem informasi berbasis komputer ini adalah0 merupakan teknologi sederhana untuk membuat gambaran database. Output yang nantinya akan dihasilkan dari sistem informasi berbasis komputer ini adalah
LIMM PUBLIMM PUB Citra Motor Lubuklinggau yang bergerak di bidang penjualan motor dan bertempat di kota Lubuklinggau saat ini mengalami kesulitan dalam mengembangkan penjualanCitra Motor Lubuklinggau yang bergerak di bidang penjualan motor dan bertempat di kota Lubuklinggau saat ini mengalami kesulitan dalam mengembangkan penjualan
UNISMAUNISMA Nilai R/C ratio > 1 mengindikasikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan lebih dari dua rupiah, sehingga usahatani bawang merahNilai R/C ratio > 1 mengindikasikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan lebih dari dua rupiah, sehingga usahatani bawang merah
UNISMAUNISMA 000/kg, pedagang besar sebesar Rp475/kg, dan pengecer sebesar Rp625/kg, sehingga total margin pemasaran mencapai Rp2. Secara keseluruhan, hasil penelitian000/kg, pedagang besar sebesar Rp475/kg, dan pengecer sebesar Rp625/kg, sehingga total margin pemasaran mencapai Rp2. Secara keseluruhan, hasil penelitian