UNISMAUNISMA

JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)JU-ke (Jurnal Ketahanan Pangan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang dapat mendorong atau menghambat pengembangan usaha pertanian sayur organik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan non-probability sampling melalui accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis IFAS, analisis Matriks IFAS dan EFAS, dapat diketahui jika total skor IFAS sebesar 3,80 dan total skor EFAS sebesar 3,92. Berdasarkan analisis matriks SPACE menunjukkan bahwa posisi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera terdapat pada kuadran I dengan strategi agresif, yang berarti Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera melakukan pengembangan usaha melalui penetrasi pasar, pengembangan produk, dan diversifikasi. Sedangkan, berdasarkan hasil analisis QSPM diperoleh sembilan strategi pengembangan usahatani sayur organik pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera. Strategi dengan nilai TAS tertinggi adalah membuka layanan pemesanan langsung dengan konsumen melalui interaksi personal sambil menonjolkan keunggulan organik sebesar 6,04.

Berdasarkan hasil analisis Matriks IFAS dan EFAS, dapat diketahui jika total skor IFAS sebesar 3,80 dengan total skor kekuatan sebesar 2,59 dan total skor kelemahan sebesar 1,21, dengan selisih 1,38.Pada matriks EFAS dapat diketahui jika, total skor EFAS adalah sebesar 3,92 dengan total skor peluang sebesar 2,11 dan total skor ancaman sebesar 1,81, dengan selisih 0,30.Berdasarkan analisis matriks SPACE menunjukkan bahwa posisi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera terdapat pada kuadran I dengan strategi agresif, yang berarti Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera melakukan pengembangan usaha melalui penetrasi pasar, pengembangan produk, dan diversifikasi.Sedangkan, berdasarkan hasil analisis QSPM diperoleh sembilan strategi pengembangan usahatani sayur organik pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mukti Asih Sejahtera.Strategi dengan nilai TAS tertinggi adalah membuka layanan pemesanan langsung dengan konsumen melalui interaksi personal sambil menonjolkan keunggulan organik sebesar 6,04.Kemudian strategi yang terakhir adalah strategi dengan nilai sebesar 3,61 yakni melakukan promosi lebih aktif lagi di media sosial dan memberikan tawaran harga khusus pada pembeli baru.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan pemasaran dan pemanfaatan teknologi, serta mengoptimalkan program Rumah Pangan Lestari (RPL) untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan diversifikasi produksi. Pemerintah Daerah Kota Batu diharapkan memberikan pendampingan, pelatihan, akses pasar, dan penguatan kelembagaan agar pengembangan usahatani sayur organik berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel pemasaran, kemitraan, dan teknologi digital, serta melakukan perbandingan pada beberapa Kelompok Wanita Tani atau lokasi berbeda untuk memperoleh gambaran yang lebih luas dalam merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan.

Read online
File size477.66 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test