STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Pemantauan hubungan durasi menstruasi, aktivitas fisik, dan kualitas tidur terhadap kejadian disminorhea pada remaja putri SMP Negeri 4 Indralaya Utara Ogan Ilir tahun 2022 menggunakan desain cross sectional. Dari 60 responden, 71,7 % mengalami disminorhea. Analisis chi‑square menunjukkan hubungan signifikan antara durasi menstruasi (p=0,000), aktivitas fisik (p=0,03), dan kualitas tidur (p=0,000) dengan kejadian disminorhea. Peningkatan durasi menstruasi, aktivitas fisik dan kualitas tidur dapat membantu mengurangi prevalensi diminorhea.

Durasi menstruasi berhubungan signifikan dengan kejadian disminorhea (p=0,000).Aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian disminorhea (p=0,03).Kualitas tidur berhubungan signifikan dengan kejadian disminorhea (p=0,000).

Berkenaan dengan temuan bahwa durasi menstruasi, aktivitas fisik, dan kualitas tidur memengaruhi kejadian disminorhea, penelitian lanjutan dapat menyelidiki: (1) mekanisme hormon yang terlibat antara durasi menstruasi yang berlebihan dan intensitas nyeri, (2) dampak intervensi program olahraga bertahap dengan intensitas berbeda terhadap tingkat nyeri dan frekuensi diminorhea pada remaja, serta (3) peran pola tidur terstruktur dan intervensi kebersihan tidur dalam menurunkan prevalensi diminorhea. Analisis kuantitatif longitudinal dan studi intervensi acak akan memberikan bukti lebih kuat mengenai hubungan kausalitas dan efektivitas strategi pencegahan.

Read online
File size396.95 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test