STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriSebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan mobil dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan proses memiliki waktu kerja yang tidak seimbang waktu proses, inilah yang menjadi permasalahan bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu optimal untuk menghasilkan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi keseimbangan lintasan produksi aktual. Metode untuk menyeimbangkan beberapa elemen kerja dari satu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit mobil sebesar 110,34 detik, hasil efisiensi lini sebesar 64% yang berarti meningkat dari kondisi awal sebesar 67%, balance delay menjadi 36% yang sebelumnya 33%, dan smoothest index sebesar 200,93 detik yang sebelumnya 226,09 detik. Perbaikan ini mendapatkan peningkatan kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 522 unit per hari menjadi 605 unit per hari.
Penelitian menunjukkan bahwa lini perakitan mobil tipe Confero‑S di PT SGMW Motor Indonesia mengalami ketidakseimbangan lintasan produksi yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan waktu kerja dan kegagalan mencapai target produksi harian.Penerapan metode Ranked Positional Weight (RPW) berhasil meningkatkan efisiensi lintasan dari 64 % menjadi 67 %, mengurangi waktu menganggur sebesar 3 % serta memendekkan siklus produksi dari 560 detik menjadi 520 detik, sehingga kapasitas output harian meningkat tanpa menambah jumlah stasiun kerja atau operator.Penelitian selanjutnya disarankan membandingkan metode line balancing lainnya, mengintegrasikan pendekatan simulasi dan optimasi, serta memperhitungkan variabilitas permintaan dan gangguan produksi untuk merancang lintasan yang lebih adaptif.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kombinasi metode Ranked Positional Weight dengan algoritma optimasi evolusioner mempengaruhi keseimbangan lintasan pada lini perakitan otomotif massal, sehingga dapat mengidentifikasi strategi alokasi beban kerja yang lebih optimal. Selain itu, studi dapat mengevaluasi dampak integrasi simulasi dinamis berbasis agen terhadap kemampuan adaptasi lini produksi terhadap fluktuasi permintaan pasar dan gangguan operasional, dengan tujuan merancang model penjadwalan yang responsif. Terakhir, penelitian dapat menguji penerapan konsep lean manufacturing bersama teknik line balancing pada variasi model mobil yang berbeda, untuk menilai apakah pendekatan holistik tersebut meningkatkan efisiensi keseluruhan dan mengurangi waste dalam proses perakitan.
- Analisis cycle time proses perakitan senjata di PT Pindad (Persero) | Achmadi | Operations Excellence:... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/oe/article/view/12062Analisis cycle time proses perakitan senjata di PT Pindad Persero Achmadi Operations Excellence publikasi mercubuana ac index php oe article view 12062
- Peningkatan Efisiensi Produksi dengan Menggunakan Metode Time Study dan Ranked Positional Weight (RPW)... doi.org/10.35308/jmkn.v11i1.11850Peningkatan Efisiensi Produksi dengan Menggunakan Metode Time Study dan Ranked Positional Weight RPW doi 10 35308 jmkn v11i1 11850
- Analisis Line Balancing Menggunakan Ranked Positional Weight pada Proses Produksi X di PT XYZ | Jurnal... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jutin/article/view/21947Analisis Line Balancing Menggunakan Ranked Positional Weight pada Proses Produksi X di PT XYZ Jurnal journal universitaspahlawan ac index php jutin article view 21947
- Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT.... doi.org/10.33005/juminten.v2i1.217Analisis Pengukuran Waktu Kerja dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi di PT doi 10 33005 juminten v2i1 217
- Perbaikan Keseimbangan Lintasan Lini Produksi Dengan Metode Ranked Positional Weight (RPW) untuk Meningkatkan... doi.org/10.31004/jutin.v6i4.18245Perbaikan Keseimbangan Lintasan Lini Produksi Dengan Metode Ranked Positional Weight RPW untuk Meningkatkan doi 10 31004 jutin v6i4 18245
| File size | 202.55 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada proses molding pembuatan produk lensa tipe X di PT. XYZ dengan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada proses molding pembuatan produk lensa tipe X di PT. XYZ dengan menggunakan metode
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan statistical quality control (SQC) dengan Seven Tools yang terintegrasi dengan analisis 5 Why dan 5W 1H mampuHasil penelitian membuktikan bahwa penerapan statistical quality control (SQC) dengan Seven Tools yang terintegrasi dengan analisis 5 Why dan 5W 1H mampu
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penerapan metode EOQ menghasilkan variasi jumlah pemesanan optimal pada setiap item obat yang dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan biaya penyimpanan.Penerapan metode EOQ menghasilkan variasi jumlah pemesanan optimal pada setiap item obat yang dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan biaya penyimpanan.
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Berdasarkan hasil observasi, ketidaksesuaian kinerja Air Handling Unit (AHU) pada tahap validasi di PT XYZ masih sering terjadi dan berpotensi menurunkanBerdasarkan hasil observasi, ketidaksesuaian kinerja Air Handling Unit (AHU) pada tahap validasi di PT XYZ masih sering terjadi dan berpotensi menurunkan
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Implementasi FMEA terbukti efektif dalam memprioritaskan risiko secara sistematis dan mendukung transisi dari corrective maintenance menuju preventiveImplementasi FMEA terbukti efektif dalam memprioritaskan risiko secara sistematis dan mendukung transisi dari corrective maintenance menuju preventive
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supplier C adalah pilihan terbaik bagi industri komponen otomotif sebagai supplier part damper, karena memilikiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa supplier C adalah pilihan terbaik bagi industri komponen otomotif sebagai supplier part damper, karena memiliki
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,312 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 31,2% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanyaNilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,312 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 31,2% variasi kinerja karyawan, sedangkan sisanya
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses sertifikasi halal, serta pendorongan penelitian dan inkubasi produk halal bagi UMKM. Perguruan tinggipengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses sertifikasi halal, serta pendorongan penelitian dan inkubasi produk halal bagi UMKM. Perguruan tinggi
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Penerapan metode RPW berhasil mengurangi jumlah stasiun kerja dari 8 menjadi 6, meningkatkan line efficiency menjadi 61,19 %, menurunkan balance delayPenerapan metode RPW berhasil mengurangi jumlah stasiun kerja dari 8 menjadi 6, meningkatkan line efficiency menjadi 61,19 %, menurunkan balance delay
YWNRYWNR Namun, penelitian ini menemukan bahwa perusahaan belum melakukan pengakuan penurunan nilai persediaan atas kendaraan yang lambat terjual, meskipun nilaiNamun, penelitian ini menemukan bahwa perusahaan belum melakukan pengakuan penurunan nilai persediaan atas kendaraan yang lambat terjual, meskipun nilai
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Dari perspektif Lings, Nabi Muhammad dipandang sebagai sosok yang memperkenalkan konsep harmoni sosial yang mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial.Dari perspektif Lings, Nabi Muhammad dipandang sebagai sosok yang memperkenalkan konsep harmoni sosial yang mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial.
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Politik identitas semacam ini berpotensi memperkuat polarisasi sosial, menciptakan fragmentasi di masyarakat, dan menghambat integrasi sosial. Ketika pemimpinPolitik identitas semacam ini berpotensi memperkuat polarisasi sosial, menciptakan fragmentasi di masyarakat, dan menghambat integrasi sosial. Ketika pemimpin