ITENASITENAS

REKA KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatREKA KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Gempa Sesar Lembang terjadi berulang kali dari tahun 2022 sampai 2025. Gempa yang berulang menimbulkan kerusakan pada satu bangunan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Satu Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sekolah ini berada di jalur patahan Sesar Lembang sehingga lokasi sekolah berada di kawasan rawan gempa. Hal ini menimbulkan masalah karena pihak sekolah khawatir bangunan dapat runtuh. Sekolah pun belum memiliki peta evakuasi apabila terjadi bencana. Mitigasi bencana sebagai upaya mengurangi dampak akibat bencana perlu dilakukan. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakt ini adalah memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah terkait mitigasi bencana gempa, terutama terkait bangunan yang rusak dan rute evakuasi bila terjadi gempa bumi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dan penyebaran kuesioner pada siswa dan guru. Metode yang dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif untuk mendeskripsikan data dari hasil wawancara dengan pihak sekolah. Metode kuantitatif untuk mengolah data dari hasil uji tes hammer yang dilakukan untuk menguji struktur bangunan. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan hasil pengolahan tes hammer yang memperlihatkan bahwa bangunan yang rusak memang memiliki kerentanan pada balok dan kolom, dan harus diperbaiki. Hasil lain adalah sekolah telah memiliki peta evakuasi bila terjadi gempa di sekolah. Dampak positif untuk sekolah dari kegiatan ini, pihak sekolah telah mengajukan proposal perbaikan bangunan sekolah ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat. Perbaikan ini penting supaya bangunan yang rusak tidak runtuh saat terjadi gempa.

Kegiatan PKM berhasil mengidentifikasi kerusakan pada kolom dan balok ruang praktik komputer dan menyarankan perkuatan struktur atap jika kolom atau balok dibongkar.Berdasarkan hasil tes hammer, mutu beton terendah adalah 14,25 MPa, di bawah rekomendasi, sehingga perlu perbaikan.Sekolah telah menerbitkan peta evakuasi yang mendetail dan berencana mensosialisasikan prosedur evakuasi kepada guru serta siswa, sambil mengajukan proposal perbaikan gedung ke dinas terkait.Dengan langkah ini, diharapkan keamanan bangunan dan kesiapsiagaan sekolah terhadap gempa akan meningkat secara signifikan.

Pertimbangkan studi longitudinal yang memonitor efektivitas pelatihan evakuasi melalui simulasi gempa secara berkala untuk menilai perubahan perilaku siswa dan guru; selanjutnya, kembangkan sistem peringatan dini berbasis aplikasi mobile yang terintegrasi dengan peta evakuasi sekolah untuk memudahkan komunikasi selama gempa; terakhir, lakukan analisis struktur lanjutan dengan metode finite element pada gedung praktik komputer guna mengidentifikasi titik lemah secara detail dan merancang solusi perbaikan yang lebih ekonomis.

Read online
File size1.26 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test