ITENASITENAS

Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan

Alih fungsi lahan menjadi salah satu penyebab peningkatan kekeruhan air di kawasan Situ Cileunca, DAS Cisangkuy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dinamika penggunaan lahan dan tingkat kekeruhan air menggunakan citra Sentinel-2 serta komparasi pada data interpolasi TDS. Kekeruhan air diestimasi melalui TSS hasil pengolahan citra dan interpolasi TDS. Pemetaan penggunaan lahan dilakukan melalui metode klasifikasi visual yang diuji indeks kappa, dengan akurasi 91,44%. Hasil pengolahan penggunaan lahan dan TSS diuji korelasi Pearson untuk mengetahui pengaruhnya. Uji Korelasi Pearson menunjukkan bahwa ladang (R = -0,87) dan hutan (R = -0,66) berkontribusi dalam penurunan TSS, sementara permukiman (R = 0,53) berkorelasi positif terhadap peningkatan kekeruhan. Penelitian ini memberikan keterbaruan dalam menggambarkan distribusi zat padat terlarut melalui TS di Situ Cileunca. Temuan ini menjadi landasan peningkatan permukiman menyebabkan penurunan kualitas air, sehingga dapat dijadikan sebagai rekomendasi dalam mengambil keputusan dalam pengelolaan tata ruang, dan menanggulangi masalah lingkungan di Situ Cileunca.

Penelitian berhasil memetakan dinamika penggunaan lahan di sekitar Situ Cileunca (2018–2024) dengan akurasi tinggi (kappa 0,91) serta menunjukkan bahwa alih fungsi lahan pada 2022 dari perkebunan menjadi permukiman berhubungan dengan peningkatan kadar TSS.Analisis korelasi mengindikasikan bahwa ladang (R = -0,87) dan hutan (R = -0,66) secara signifikan menurunkan kekeruhan, sementara permukiman berkontribusi positif (R = 0,53) terhadap peningkatan kekeruhan, dan perkebunan menunjukkan korelasi yang sangat lemah.Temuan ini menekankan perlunya kebijakan pengendalian alih fungsi lahan serta konservasi ladang dan hutan untuk meminimalkan sedimentasi dan menjaga kualitas air Situ Cileunca secara berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi citra UAV beresolusi tinggi dengan data Sentinel-2 untuk meningkatkan akurasi klasifikasi penggunaan lahan di daerah perkotaan dan pedesaan, sehingga dapat mengatasi keterbatasan resolusi spasial pada citra satelit tradisional. Selanjutnya, penting untuk melakukan pemantauan kontinu TSS dan TDS secara in‑situ dengan sensor otomatis guna memodelkan efek lag waktu antara perubahan penggunaan lahan dan respons kekeruhan air, yang dapat memberikan dasar ilmiah bagi prediksi dini kualitas air. Akhirnya, studi mendalam mengenai kontribusi praktik pengelolaan limbah peternakan skala kecil terhadap beban sedimen di Situ Cileunca dapat menghasilkan strategi mitigasi yang adaptif, termasuk rekomendasi kebijakan bagi peternak lokal dalam mengurangi pencemaran air.

  1. Assessing the Influence of Land-Use Changes on Water Quality Using Remote Sensing and GIS: A Study in... sciencetechindonesia.com/index.php/jsti/article/view/421Assessing the Influence of Land Use Changes on Water Quality Using Remote Sensing and GIS A Study in sciencetechindonesia index php jsti article view 421
  2. Dinamika Alih Fungsi Lahan Sawah dan Upaya Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Wilayah... doi.org/10.31292/jta.v7i3.357Dinamika Alih Fungsi Lahan Sawah dan Upaya Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Wilayah doi 10 31292 jta v7i3 357
Read online
File size996.82 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test