WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Pendidikan West ScienceJurnal Pendidikan West Science

Penelitian ini mengkaji pengaruh konsumsi budaya populer asing dan keterlibatan keluarga terhadap nasionalisme siswa sekolah menengah atas di Jawa Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan data dikumpulkan dari 250 siswa melalui survei terstruktur yang menggunakan skala Likert 5 poin. Survei tersebut mengukur tiga variabel utama: konsumsi budaya populer asing, keterlibatan keluarga, dan nasionalisme. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, dan hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga secara signifikan memprediksi nasionalisme, sementara konsumsi budaya populer asing menunjukkan korelasi negatif yang lemah dengan nasionalisme. Studi tingkat keterlibatan keluarga yang lebih tinggi dalam diskusi budaya dapat memperkuat perasaan nasionalisme, sementara paparan terhadap budaya asing tidak secara signifikan mengurangi kebanggaan nasional. Temuan ini menyoroti pentingnya pengaruh keluarga dalam membentuk identitas nasional di kalangan pemuda, dengan implikasi bagi kebijakan dan praktik pendidikan yang bertujuan untuk mempromosikan nasionalisme di tengah globalisasi.

Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga secara signifikan meningkatkan nasionalisme siswa SMA di Jawa Barat, sementara konsumsi budaya populer asing tidak berpengaruh negatif secara signifikan.Meskipun paparan media asing dapat memengaruhi selera siswa, ikatan mereka terhadap identitas nasional tetap kuat karena dukungan keluarga.Diperlukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang konsumsi budaya asing serta mengidentifikasi faktor lain yang memengaruhi nasionalisme pemuda Indonesia.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan tiga arah utama: pertama, melakukan studi longitudinal untuk melacak perubahan nasionalisme siswa seiring waktu akibat konsumsi budaya populer asing, sehingga memungkinkan identifikasi efek kausal jangka panjang; kedua, merancang serta menguji program intervensi berbasis keluarga yang secara sistematis meningkatkan diskusi budaya nasional di rumah, dengan mengukur dampaknya terhadap sikap nasionalistik melalui desain eksperimental terkontrol; ketiga, melakukan studi komparatif lintas provinsi yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengeksplorasi peran variabel sosioekonomi, akses digital, dan intensitas media sosial dalam memediasi hubungan antara budaya asing dan nasionalisme, sehingga menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi identitas nasional generasi muda Indonesia.

Read online
File size346.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test