SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Latar belakang: Dunia perkuliahan adalah tahap penting bagi pengembangan diri mahasiswa. Salah satu sarana pembelajaran adalah kerja kelompok, yang bertujuan melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kerja sama. Tujuan: mengetahui pengaruh kepribadian conscientiousness dan self‑efficacy terhadap perilaku social loafing mahasiswa. Metode: pendekatan kuantitatif dengan quota sampling terhadap 150 mahasiswa aktif Universitas Malahayati dan analisis regresi linier berganda. Hasil: conscientiousness dan self‑efficacy secara simultan berpengaruh signifikan parsial terhadap social loafing; keduanya berpengaruh negatif signifikan. Kesimpulan: kepribadian conscientiousness dan self‑efficacy menjadi perhatian serius untuk menunjang prestasi dan efektivitas kerja kelompok mahasiswa, khususnya dalam merancang intervensi untuk meningkatkan motivasi dan kerja sama mahasiswa dalam pembelajaran kelompok di perguruan tinggi.

Pengaruh conscientiousness dan self‑efficacy signifikan menurunkan tingkat social loafing mahasiswa.Kedua variabel bersama menjelaskan 69,6% variasi perilaku social loafing.Keduanya berpengaruh negatif, sehingga peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keyakinan diri dapat mengurangi perilaku social loafing.

Untuk mengurangi social loafing, perlu diuji intervensi berbasis peneguhan kompetensi diri yang menyesuaikan tugas kelompok dengan keahlian individu dan memfokuskan pada penguatan kedisiplinan. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek jangka panjang program mentorship bagi mahasiswa dengan tingkat self‑efficacy rendah, serta menilai dampaknya terhadap kualitas kerja kelompok. Selain itu, studi kuantitatif dapat memperluas sampel ke berbagai perguruan tinggi dan memanfaatkan teknik analisis mixed‑methods untuk memahami faktor kontekstual yang memoderasi hubungan antara conscientiousness, self‑efficacy, dan social loafing.

Read online
File size349.28 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test