SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL PSYCHOMUTIARAJURNAL PSYCHOMUTIARA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif sikap memilih antara pemilih pemula dan non-pemula terhadap komunikasi keberpihakan yang dilakukan oleh Community Social Organization (CSO). Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada dua aspek: pengaruh emosional dari pesan CSO dan tingkat kepercayaan terhadap CSO. Pemilih pemula menunjukkan respons emosional yang lebih tinggi dan kepercayaan yang lebih besar terhadap CSO dibandingkan pemilih non-pemula. Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada aspek evaluasi kritis yang mengindikasikan bahwa kedua kelompok memiliki tingkat penilaian rasional yang serupa terhadap komunikasi keberpihakan. Temuan ini menegaskan bahwa pemilih pemula lebih rentan terhadap strategi komunikasi yang bersifat emosional dan simbolik, sehingga menekankan pentingnya desain komunikasi politik yang etis dan edukatif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman segmentasi pemilih serta implikasi strategis dalam komunikasi politik yang dilakukan oleh CSO.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam cara pemilih pemula dan pemilih non-pemula merespons komunikasi keberpihakan yang dilakukan oleh Community Social Organization (CSO).Pemilih pemula, yang cenderung memiliki pengalaman politik terbatas dan masih dalam proses pembentukan identitas politik, menunjukkan kerentanan lebih tinggi terhadap pengaruh emosional dan simbolik yang disampaikan melalui pesan-pesan CSO.Hal ini tercermin dalam skor yang lebih tinggi pada aspek kepercayaan dan pengaruh emosional terhadap pesan keberpihakan CSO.Pemilih non-pemula, yang telah memiliki pengalaman mengikuti pemilu sebelumnya, menunjukkan pola sikap yang lebih stabil dan cenderung mengandalkan evaluasi kritis terhadap isi pesan.Kelompok ini lebih selektif dalam menerima informasi dan cenderung mengandalkan pertimbangan rasional.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang strategi komunikasi politik yang efektif untuk pemilih pemula, dengan mempertimbangkan nilai-nilai kolektif dan simbol emosional. 2. Mengembangkan program pendidikan politik berbasis literasi kritis untuk pemilih pemula, agar mereka mampu mengevaluasi pesan politik secara rasional dan tidak hanya menjadi objek komunikasi. 3. Meneliti dampak komunikasi keberpihakan CSO terhadap partisipasi demokratis di kalangan pemilih muda, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti identitas sosial dan kedekatan emosional.

Read online
File size376.75 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test