DOKICTIDOKICTI

Journal of Sharia and Legal ScienceJournal of Sharia and Legal Science

Pelaksanaan ibadah haji dan umrah saat covid melanda beberapa tahun lalu, menyebabkan penundaan dan pembatalan yang menimbulkan masalah hukum dan ekonomi. Pokok dalam penilitian ini adalah bagaimana bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda dan untuk mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah haji yang tertunda.

Tanggung jawab pihak AFI Tour travel terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu termasuk kedalam force majeure atau wanprestasi.Tanggung jawab yang diberikan yaitu melakukan negosiasi terhadap jamaah dan melakukan reschedule ulang keberangkatan sampai dengan waktu yang memungkinkan serta melakukan komunikasi dan transparansi kepada jamah.Dan Jamaah AFI Tour menerima keputusan yang telah diberikan AFI Tour dengan cara menunjukkan pemahaman kesabaran dan kepasrahan terhadap penundaan keberangkatan umrah akibat wabah Internasional/Covid.Dalam tinjauan hukum ekonomi syariah tentang tanggung jawab pihak AFI Tour terhadap jamaah yang tertunda karena covid yaitu sudah benar dan sesuai karena dengan musyawarah membuat akad baru dan sudah memenuhi isi akad Serta bersifat adil dan tidak merugikan satu sama lain.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai biro perjalanan haji dan umrah dalam menangani penundaan keberangkatan akibat force majeure. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik yang diterapkan oleh biro-biro perjalanan dalam memberikan solusi kepada jamaah yang terdampak. Selain itu, penelitian juga dapat menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari penundaan tersebut, serta bagaimana biro perjalanan dapat meminimalkan kerugian dan menjaga kepercayaan jamaah. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada aspek komunikasi dan transparansi dalam menangani penundaan keberangkatan, termasuk bagaimana biro perjalanan dapat memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada jamaah, serta menjaga hubungan baik dengan mereka selama masa penundaan. Penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi biro perjalanan dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan risiko dalam situasi force majeure.

  1. MEMBANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE... doi.org/10.24176/simet.v8i1.958MEMBANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE doi 10 24176 simet v8i1 958
  2. Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum... jurnal.dokicti.org/index.php/JSLS/article/view/1204Tanggung Jawab Afi Tour Travel Haji dan Umrah pada Penundaan Keberangkatan Jamaah dalam Persepktif Hukum jurnal dokicti index php JSLS article view 1204
  3. MANAJEMEN PELAYANAN BIRO PERJALANAN HAJI PLUS DAN UMRAH PADA PT. TANIM WISATA RELIGI DURI RIAU MENURUT... jurnal-cahayapatriot.org/index.php/jmbo/article/view/18MANAJEMEN PELAYANAN BIRO PERJALANAN HAJI PLUS DAN UMRAH PADA PT TANIM WISATA RELIGI DURI RIAU MENURUT jurnal cahayapatriot index php jmbo article view 18
  4. Implementasi Strategi Pemasaran Pada Biro Perjalanan Umrah Dalam Perspektif Pemasaran Syariah | Jurnal... doi.org/10.26740/jekobi.v3n2.p82-95Implementasi Strategi Pemasaran Pada Biro Perjalanan Umrah Dalam Perspektif Pemasaran Syariah Jurnal doi 10 26740 jekobi v3n2 p82 95
Read online
File size393.06 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test