IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN
MUEAMALA JOURNALMUEAMALA JOURNALPenelitian ini menganalisis implikasi instrumen non-zakat seperti infak, sedekah, dan wakaf terhadap perekonomian Indonesia. Ketiga instrumen ini dipandang sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan ekonomi seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta sebagai penopang bagi kesejahteraan masyarakat. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data penelitian diperoleh dari studi literatur dan dokumentasi terkait regulasi dan praktik filantropi Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa infak, sedekah, dan wakaf dapat mendukung penerimaan negara serta investasi jika dikelola secara profesional dan transparan. Selain itu, optimalisasi wakaf berpotensi menjadi sumber pendanaan produktif yang mampu mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, tantangan dalam penerapan kebijakan, manajemen, dan minimnya kesadaran publik masih menjadi kendala signifikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran pemerintah dan lembaga filantropi dalam mengelola dana infak, sedekah, dan wakaf secara lebih terintegrasi dengan sistem keuangan syariah. Sinergi antar-lembaga dan penerapan regulasi yang konsisten diperlukan untuk memaksimalkan potensi filantropi Islam sebagai instrumen ekonomi yang berkelanjutan.
Instrumen keuangan Islam, khususnya zakat, memiliki potensi besar dalam mengatasi masalah ekonomi seperti kemiskinan, kesenjangan, dan pengangguran.Optimalisasi pengelolaan non‑zakat diperlukan agar dapat memaksimalkan peran zakat sebagai instrumen redistribusi pendapatan dan fiskal untuk memperluas kesejahteraan masyarakat.Peran pemerintah sangat penting dalam menjadikan non‑zakat sebagai mekanisme redistribusi pendapatan yang berkeadilan.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak manajemen profesional dana wakaf terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan peningkatan infrastruktur publik; selanjutnya, penting untuk mengevaluasi efektivitas platform keuangan terintegrasi yang menyatukan infak, sedekah, dan wakaf dengan layanan perbankan syariah dalam meningkatkan efisiensi penyaluran dana serta transparansi bagi para donor; terakhir, studi komparatif mengenai tingkat kesadaran publik dan faktor perilaku yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program non‑zakat di berbagai wilayah Indonesia dapat memberikan insight bagi kebijakan yang lebih tepat sasaran, sehingga pemerintah dan lembaga filantropi dapat merancang strategi edukasi dan insentif yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi perumusan kebijakan yang mendukung pengembangan instrumen non‑zakat secara berkelanjutan.
- Pengelolaan Dana Lembaga Filantropi Islam Dalam Pengembangan Ekonomi Umat | SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen... ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/SERAMBI/article/view/151Pengelolaan Dana Lembaga Filantropi Islam Dalam Pengembangan Ekonomi Umat SERAMBI Jurnal Ekonomi Manajemen ejournal imperiuminstitute index php SERAMBI article view 151
- IMPLIKASI INSTRUMEN NON ZAKAT DALAM PEREKONOMIAN | MUEAMALA JOURNAL. implikasi instrumen non zakat perekonomian... journals.iai-alzaytun.ac.id/index.php/mueamala/en/article/view/220IMPLIKASI INSTRUMEN NON ZAKAT DALAM PEREKONOMIAN MUEAMALA JOURNAL implikasi instrumen non zakat perekonomian journals iai alzaytun ac index php mueamala en article view 220
| File size | 460.15 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
URECOLURECOL Dengan demikian, pemberdayaan berbasis nilai keagamaan menjadi salah satu solusi strategis dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga. Berdasarkan temuanDengan demikian, pemberdayaan berbasis nilai keagamaan menjadi salah satu solusi strategis dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga. Berdasarkan temuan
PUBLINEPUBLINE Zakat berperan dalam redistribusi pendapatan, wakaf mendukung pembangunan sektor sosial, dan pembiayaan syariah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.Zakat berperan dalam redistribusi pendapatan, wakaf mendukung pembangunan sektor sosial, dan pembiayaan syariah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Keadilan tersebut tidak hanya tercermin dalam pemerataan hasil, tetapi juga dalam proses distribusi dan pengelolaan sumber daya yang adil dan beretika.Keadilan tersebut tidak hanya tercermin dalam pemerataan hasil, tetapi juga dalam proses distribusi dan pengelolaan sumber daya yang adil dan beretika.
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Dengan fondasi legalitas yang sudah mapan, strategi pengembangan ke depan harus lebih difokuskan pada optimalisasi pemasaran digital dan pemisahan manajemenDengan fondasi legalitas yang sudah mapan, strategi pengembangan ke depan harus lebih difokuskan pada optimalisasi pemasaran digital dan pemisahan manajemen
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan literasi keuangan syariah dan penguatan prinsip al-adl (keadilan) dalam setiap tahap transaksi. Penelitian iniTemuan ini menegaskan perlunya peningkatan literasi keuangan syariah dan penguatan prinsip al-adl (keadilan) dalam setiap tahap transaksi. Penelitian ini
UBBUBB Penelitian ini meneliti dampak frekuensi penggunaan e‑money dan tingkat pemahaman prinsip Syariah terhadap perilaku konsumtif yang sesuai Syariah. DenganPenelitian ini meneliti dampak frekuensi penggunaan e‑money dan tingkat pemahaman prinsip Syariah terhadap perilaku konsumtif yang sesuai Syariah. Dengan
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai‑nilai Islam dalam praktik ekonomi rumah tangga nelayan dapat menjadi solusi keberlanjutan ekonomi masyarakatPenelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai‑nilai Islam dalam praktik ekonomi rumah tangga nelayan dapat menjadi solusi keberlanjutan ekonomi masyarakat
STPI PAJAKSTPI PAJAK Metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, metode regresi linier berganda, serta uji hipotesis (uji parsial, uji simultan dan koefisienMetode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, metode regresi linier berganda, serta uji hipotesis (uji parsial, uji simultan dan koefisien
Useful /
UPPUPP Untuk meningkatkan pemahaman mitra terkait membangun keluarga harmonis dalam perspektif hukum Islam di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran melalui metodeUntuk meningkatkan pemahaman mitra terkait membangun keluarga harmonis dalam perspektif hukum Islam di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran melalui metode
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. SumberMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber
STIM LPISTIM LPI Metode yang dilakukan adalah sosialisasi berupa pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab. Hasil pelaksanaan sosialisasi pengabdian kepada masyarakatMetode yang dilakukan adalah sosialisasi berupa pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab. Hasil pelaksanaan sosialisasi pengabdian kepada masyarakat
STIM LPISTIM LPI Dalam menghadapi berbagai macam bencana yang datang silih berganti, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, gunung meletus, dan kebakaran yang kerapDalam menghadapi berbagai macam bencana yang datang silih berganti, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, gunung meletus, dan kebakaran yang kerap