UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Formulasi kebijakan publik di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan reaktif daripada perencanaan yang matang, sehingga menghasilkan kebijakan yang sering tidak tepat sasaran atau tidak berkelanjutan. Mengacu pada teori Policy Formulation dari Sidney (2007) yang menyoroti interaksi aktor, institusi, dan ide, serta teori Policy Content and Context dari Grindle (1980) yang menekankan pentingnya mempertimbangkan isi dan konteks kebijakan, penelitian ini mengkaji Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 3 Tahun 2022. Metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan melalui studi literatur dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa formulasi kebijakan Permenkumham No. 3 Tahun 2022 menghadapi kendala dalam aspek kelayakan politik, administratif, dan teknis. Rekomendasi yang diajukan berupa pencabutan peraturan sebelumnya dan penggantian dengan kebijakan baru, serta penegasan bahwa implementasi kebijakan yang efektif membutuhkan dukungan politik yang kuat, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan partisipasi publik yang lebih baik.

Penelitian menunjukkan bahwa proses formulasi dan implementasi Permenkumham No.3 Tahun 2022 mencerminkan kompleksitas terkait kelayakan politik, administratif, dan teknis.Alternatif kebijakan keempat, yang mencakup pencabutan dan penggantian regulasi lama serta penyusunan prosedur baru, dianggap paling komprehensif.Untuk realisasi kebijakan ini diperlukan dukungan politik kuat, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan koordinasi yang baik antar aktor kebijakan.

Pertama, lakukan studi longitudinal tentang dampak jangka panjang dari penggantian Permenkumham No. 3 Tahun 2022 terhadap partisipasi publik dan kualitas kebijakan di kementerian, yang dapat memperlihatkan apakah perubahan struktur kelembagaan mampu meningkatkan efektivitas kebijakan. Kedua, evaluasi komparatif antara BSK Hukum dan HAM dengan lembaga serupa di kementerian lain untuk menilai model kelembagaan terbaik dalam memfasilitasi proses perumusan kebijakan berbasis bukti. Ketiga, kembangkan sistem informasi kebijakan terintegrasi yang memungkinkan real‑time monitoring implementasi kebijakan, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dinamis dan responsif terhadap hambatan yang muncul selama pelaksanaan.

  1. Policy Formulation: Design and Tools | 14 | Handbook of Public Policy. policy formulation design tools... taylorfrancis.com/books/9781351564373/chapters/10.4324/9781315093192-14Policy Formulation Design and Tools 14 Handbook of Public Policy policy formulation design tools taylorfrancis books 9781351564373 chapters 10 4324 9781315093192 14
Read online
File size246.62 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test