UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran efikasi diri pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah subjek penelitian 150 pegawai yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel non-probabilitas dengan pendekatan sensus. Pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri yang dikembangkan berdasarkan teori Bandura, sebanyak 30 butir. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri pegawai secara keseluruhan berada dalam kategori sedang, dengan persentase Pegawai laki-laki menunjukkan tingkat efikasi diri yang tinggi, sedangkan pegawai perempuan menunjukkan tingkat sedang. Berdasarkan usia, pegawai dengan efikasi diri terbanyak terdapat pada kelompok usia 40–50 tahun yang termasuk dalam kategori sedang, yaitu sebanyak 90 orang. Hasil ini menunjukkan bahwa efikasi diri berperan penting dalam membentuk rasa percaya diri dan kinerja pegawai di organisasi sektor publik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel-variabel lain guna mengkaji hubungan yang lebih luas dan pengaruh kausal. Selain lanjut dianjurkan untuk memperluas lingkungan penelitian dan mengeksplorasi efikasi diri karyawan lebih dalam di berbagai konteks kelembagaan.

Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis berada pada kategori sedang (66,7%).Laki‑laki memiliki tingkat efikasi diri tinggi (73,1%) sementara perempuan berada pada kategori sedang (82,5%).Mayoritas pegawai berusia 40–50 tahun dengan kategori sedang, dan disarankan menambah variabel serta memperluas objek penelitian untuk studi lanjutan.

Penelitian lanjutan dapat menjawab pertanyaan: 1) Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan terhadap efikasi diri dan kinerja pegawai di Dinas Pendidikan pada beberapa kabupaten? 2) Apakah program pelatihan berbasis praktik meningkatkan efikasi diri pegawai secara berkelanjutan bila diikuti dalam studi longitudinal? 3) Bagaimana perbandingan efikasi diri antara pegawai sektor publik dan swasta di bidang pendidikan, serta faktor-faktor pendukung seperti kepuasan kerja dan dukungan organisasi? Menjawab tiga pertanyaan ini memerlukan desain survei multi‑lokasi, pengukuran variabel tambahan, serta analisis statistik yang memadai untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi efikasi diri dan kinerja dalam konteks pendidikan daerah.

Read online
File size343.01 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test