INABJINABJ

The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical Journal

LATAR BELAKANG: Kemoterapi neoadjuvant (NAC) pada kanker payudara biasanya digunakan untuk memberantas mikrometastasis, menginduksi apoptosis pada sel tumor, dan mengurangi ukuran tumor primer, sehingga memungkinkan intervensi bedah. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa limfosit yang menginfiltrasi tumor (TILs), terutama sel T CD8 sitotoksik dan sel T regulator Foxp3 imunosupresif, memengaruhi respons tumor terhadap pengobatan. Namun, peran mereka sebagai penanda prediktif untuk respons NAC masih belum jelas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki apakah ekspresi CD8 yang tinggi dan ekspresi Foxp3 T limfosit yang rendah berhubungan dengan respons yang lebih baik terhadap NAC pada pasien kanker payudara stadium III.. METODE: Sebanyak 60 sampel biopsi dari pasien kanker payudara stadium III disertakan, terdiri dari 30 subjek dalam kelompok respons ( ) dan 30 subjek dalam kelompok non-respons (–). Tingkat ekspresi limfosit T CD8 dan Foxp3 dalam jaringan tumor dinilai secara semi-kuantitatif dengan imunohistokimia (IHC), menggunakan sistem penilaian berdasarkan proporsi dan intensitas sel yang terwarnai positif (kriteria penilaian Black).. HASIL: Kanker payudara stadium III dengan ekspresi limfosit T CD8 yang tinggi secara signifikan berhubungan dengan respons yang lebih baik terhadap NAC (p=0,004; OR=6,882). Sementara itu, ekspresi limfosit T Foxp3 yang rendah tidak secara signifikan berhubungan dengan respons kemoterapi (p=0,067; OR=3,250). Tingkat grade tumor yang lebih tinggi juga berhubungan dengan respons yang lebih baik terhadap pengobatan. Probabilitas mencapai respons positif terhadap NAC pada subjek yang menunjukkan ekspresi CD8 tinggi, ekspresi Foxp3 rendah, dan grade tumor tinggi diperkirakan sebesar 96,98%.. KESIMPULAN: Kombinasi ekspresi limfosit T CD8 yang tinggi, ekspresi limfosit T Foxp3 yang rendah, dan grade tumor yang tinggi mungkin berguna untuk memprediksi respons yang baik terhadap NAC pada kanker payudara stadium III.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infiltrasi sel T CD8 yang tinggi dan grade histopatologis yang tinggi secara signifikan berhubungan dengan respons yang menguntungkan terhadap NAC pada karsinoma payudara stadium III.Meskipun ekspresi Foxp3 yang rendah menunjukkan kecenderungan respons yang lebih baik, hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik.Namun, kombinasi ekspresi CD8 yang tinggi, ekspresi Foxp3 yang rendah, dan grade tumor yang tinggi berpotensi menjadi penanda prediktif yang berguna untuk mengoptimalkan strategi terapi neoadjuvant.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan efektivitas pengobatan kanker payudara stadium III. Pertama, studi di masa depan dapat menyelidiki bagaimana ekspresi limfosit T CD8 dan Foxp3 berinteraksi dengan penanda biologis lainnya, seperti profil genetik atau ekspresi protein inflamasi tertentu, untuk mengembangkan model prediksi respons kemoterapi neoadjuvant (NAC) yang lebih komprehensif. Pendekatan ini akan membantu mengidentifikasi pasien yang paling mungkin mendapat manfaat dari NAC dengan akurasi yang lebih tinggi, memungkinkan personalisasi pengobatan yang lebih baik. Kedua, penting untuk memahami mekanisme molekuler di balik bagaimana NAC memengaruhi keseimbangan antara sel T CD8 sitotoksik dan sel T regulator Foxp3 dalam mikrolingkungan tumor. Penelitian ini dapat menginvestigasi jalur sinyal spesifik yang diaktifkan atau dihambat oleh NAC yang kemudian memodulasi respons imun, membuka peluang untuk terapi kombinasi yang menargetkan jalur tersebut secara sinergis dengan NAC. Misalnya, bagaimana efek obat kemoterapi tertentu dalam CAF/CEF secara langsung memengaruhi ekspresi atau fungsi protein kunci pada sel imun ini. Terakhir, mengingat heterogenitas kanker payudara, sangat relevan untuk mengkaji apakah peran prediktif CD8 dan Foxp3 berbeda secara signifikan di antara berbagai subtipe molekuler kanker payudara, seperti HER2-positif atau triple-negatif. Memahami perbedaan ini akan memungkinkan pengembangan strategi terapi neoadjuvant yang disesuaikan secara khusus untuk setiap subtipe, memaksimalkan hasil pengobatan dan mengurangi efek samping pada pasien yang tidak akan merespons. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru untuk strategi pengobatan kanker payudara yang lebih efektif dan personal.

  1. Extensive infiltration of CD8 T cells and M1 macrophages is beneficial for multiple cancer patients undergoing... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/mog2.89Extensive infiltration of CD8 T cells and M1 macrophages is beneficial for multiple cancer patients undergoing onlinelibrary wiley doi 10 1002 mog2 89
  2. Expression of CD8 and Foxp3 T Lymphocyte as Predictor for Response to Neoadjuvant Chemotherapy in Stage... inabj.org/index.php/ibj/article/view/3680Expression of CD8 and Foxp3 T Lymphocyte as Predictor for Response to Neoadjuvant Chemotherapy in Stage inabj index php ibj article view 3680
Read online
File size3.05 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test