IKMEDIAIKMEDIA

Jurnal Ilmiah Pengabdian dan InovasiJurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi

Bencana di daerah pesisir sering menimbulkan masalah kesehatan tambahan, khususnya terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sanitasi lingkungan, dan ketidaksiapan komunitas dalam menghadapi kondisi pasca bencana. Kegiatan sosial kemasyarakatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat pesisir Taman Ayu Gerung dengan melibatkan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) sebagai pemrakarsa lokal. Metode service community dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, identifikasi masalah kesehatan, pelaksanaan literasi kesehatan, pendampingan praktik kesehatan, dan evaluasi. Literasi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, presentasi visual, serta simulasi praktik cuci tangan, penggunaan air bersih, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penanganan pertama pasca bencana. Hasilnya meningkatkan pemahaman peserta tentang PHBS serta membentuk peran aktif TSBD sebagai pendidik sejawat yang dapat terus menyalurkan informasi kepada komunitas lain, sehingga memperkuat ketahanan kesehatan komunitas pesisir secara berkelanjutan.

Pengabdian ini berhasil membentuk dan melatih TSBD Taman Ayu Gerung sebagai peer educator yang mampu menyebarkan pengetahuan dan praktik PHBS di masyarakat pesisir.Melalui pendekatan partisipatif dan interaktif, kegiatan ini mencapai dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat.Sebagai langkah lanjutan, pengembangan model literasi kesehatan berbasis peer educator dengan pendekatan perawatan holistik diharapkan dapat menyesuaikan kepercayaan lokal dan layanan medis.

Bagaimana cara melibatkan anggota TSBD yang memiliki keterbatasan waktu akibat pekerjaan tetap dalam program literasi kesehatan berkelanjutan? Apakah penggunaan media digital sederhana dapat meningkatkan jangkauan dan konsistensi penyuluhan PHBS di komunitas pesisir? Bagaimana mengintegrasikan praktik budaya lokal dengan standar medis dalam pelatihan peer educator untuk memaksimalkan pemahaman dan penerimaan masyarakat? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat dijadikan fokus penelitian lanjutan. Penelitian pertama akan menguji model jaminan waktu bagi peer educator, mengukur efektivitasnya terhadap partisipasi dan pencapaian tujuan literasi kesehatan; penelitian kedua akan mengevaluasi dampak penggunaan platform mobile dalam mendukung penyuluhan rutin dan monitoring kesadaran PHBS; sedangkan penelitian ketiga akan menganalisis adaptasi praktik kesehatan tradisional ke dalam kerangka penyuluhan formal, menilai kesiapan masyarakat dan kepatuhan terhadap rekomendasi medis, sehingga menumbuhkan sistem kesehatan komunitas yang resilient dan berkelanjutan.

Read online
File size753.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test