UWKSUWKS

Jurnal Ilmiah Sosio AgribisJurnal Ilmiah Sosio Agribis

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi bantuan pompanisasi dalam Program Perluasan Areal Tanam (PAT) serta menganalisis peran kelembagaan pertanian dalam mendukung peningkatan produktivitas usahatani padi di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone. Metode kuantitatif deskriptif‑komparatif digunakan dengan sampel 145 petani penerima bantuan pompa dan informan kunci dari instansi terkait. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bantuan pompa telah dilaksanakan sesuai prosedur, mencakup tahap pendataan, verifikasi, dan penyaluran 54 unit pompa ke sembilan desa. Program ini berhasil meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas padi, meski terdapat kendala teknis seperti ketersediaan bahan bakar dan keterampilan perawatan yang terbatas. Peran aktif Dinas Pertanian, BPP, dan kelompok tani terbukti krusial dalam keberhasilan program, sehingga mendukung peningkatan produktivitas usahatani padi dan ketahanan pangan wilayah.

Implementasi bantuan pompanisasi Program Perluasan Areal Tanam (PAT) di Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone telah dilaksanakan sesuai prosedur yang ditetapkan, mulai dari pendataan, verifikasi, hingga distribusi kepada kelompok tani penerima.Keterlibatan aktif Dinas Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian, dan kelompok tani berperan penting dalam kelancaran pelaksanaan program.Bantuan pompanisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan intensitas tanam dan produktivitas padi di lahan tadah hujan.Namun, kendala seperti keterbatasan bahan bakar dan keterampilan teknis petani masih perlu mendapatkan perhatian.Oleh karena itu, keberlanjutan program dapat ditingkatkan melalui pendampingan teknis yang berkelanjutan dan pengelolaan kolektif yang lebih baik di tingkat kelompok tani.

Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana efektivitas pendampingan teknis berkelanjutan terhadap pemeliharaan pompa dan peningkatan produktivitas padi di tingkat kelompok tani? (2) Apa pengaruh sistem iuran kelompok tani terhadap ketersediaan bahan bakar dan dihasilkan arus keuangan bagi operasional pompa selama masa kemarau? (3) Bagaimana portabilitas dan keawetan pompa di lingkungan lahan tadah hujan dapat dioptimalkan melalui desain inovatif dan pelatihan penggunaan oleh petani generasi muda?.

Read online
File size229.94 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test