IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL

International Journal of Community Service (IJCS)International Journal of Community Service (IJCS)

B20 biodiesel merupakan campuran 20% minyak kelapa sawit dan 80% diesel, yang menjadi strategi pengurangan ketergantungan bahan bakar fosil di Indonesia. Namun, kandungan oksigen pada B20 meningkatkan emisi NOx disebabkan oleh peningkatan suhu silinder jenuh dan perubahan fisisasi pembakaran. Penelitian ini menggunakan simulasi CFD tiga dimensi dan pengujian eksperimental untuk mengoptimalkan geometri lengkungan piston (diameter, kedalaman, jaring, dan rasio re‑entrant) pada mesin diesel turbocharged 2,5 L. Model surrogate dibangun melalui desain Eksperimen Komposit Sentral dan dioptimalkan dengan algoritma genetika multi‑objektif (NSGA‑II). Hasil optimal menunjukkan pengurangan NOx sebesar 34,2 % (dari 4,82 g/kWh ke 3,17 g/kWh) dengan kenaikan soot yang moderat dan konsumsi bahan bakar yang hampir tidak berubah. Pendekatan ini mengonfirmasi bahwa penyesuaian geometri kompor dapat menjadi solusi praktis dan cost‑effective untuk mematuhi standar emisi yang semakin ketat pada kendaraan bermuatan B20.

Optimasi geometri kompor pembakaran pada mesin diesel B20 dapat menurunkan emisi NOx sebesar 34,2 % tanpa meningkatkan konsumsi bahan bakar secara signifikan.Faktor dominan dalam penurunan NOx adalah diameter kompor yang lebih besar dan profil re‑entrant yang moderat, yang menurunkan suhu puncak dan intensitas squish.Studi ini menunjukkan bahwa perbaikan geometri piston dapat diimplementasikan secara praktis tanpa pembaruan sistem after‑treatment.

Pertanyaan penelitian berikut dapat dijajaki untuk memperluas temuan ini: pertama, bagaimana kombinasi pengoptimalan geometri kompor dengan strategi pengurangan EGR dapat menghasilkan penurunan NOx lebih lanjut tanpa menambah emis isinya, sehingga memungkinkan pengurangan N–NOx dan soot secara simultan di berbagai titik operasional; kedua, apakah penerapan teknik pembelajaran mesin pada model surrogate dapat mempercepat pencarian solusi optimal di seluruh peta operasional mesin, termasuk variasi kecepatan, beban, dan suhu lingkungan, sehingga memprediksi geometri terbaik dalam konteks real‑time; ketiga, dapatkah rekayasa desain kompor tambahan—seperti integrasi aliran udara latar belakang atau bentuk lengan pembakar yang kompleks—dilakukan untuk memaksimalkan pencampuran premiks dan meminimalkan fluktuasi suhu, sehingga meningkatkan efisiensi termal sekaligus mematuhi standar emisi yang lebih ketat? Dengan menjawab tiga pertanyaan tersebut, studi selanjutnya dapat mengembangkan kerangka kerja komprehensif yang menggabungkan optimasi geometri, kontrol suhu, dan strategi emisi untuk mesin diesel berbahan bakar biodiesel yang lebih bersih dan efisien.

  1. Advances in Aeroacoustics Modelling and Noise Mitigation Strategies for Axial Fans: From High-Fidelity... armejournal.org/index.php/arme/article/view/4333Advances in Aeroacoustics Modelling and Noise Mitigation Strategies for Axial Fans From High Fidelity armejournal index php arme article view 4333
  2. Performance Analysis of Single Cylinder Diesel Engine on Biodiesel Fuel Temperature Variation | Jurnal... doi.org/10.35814/asiimetrik.v8i1.8908Performance Analysis of Single Cylinder Diesel Engine on Biodiesel Fuel Temperature Variation Jurnal doi 10 35814 asiimetrik v8i1 8908
  3. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1361-665X/acb1e4Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1361 665X acb1e4
Read online
File size693.74 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test