PNMPNM

JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Komposit adalah material yang terbuat dari kombinasi antara serat dan matriks. Serat berfungsi untuk memperkuat komposit, sedangkan matriks berfungsi untuk mengikat serat. Komposit memiliki keunggulan dibandingkan material lain, seperti besi, baja, logam, dan keramik, karena memiliki kekuatan yang tinggi, bobot yang ringan, dan tahan terhadap korosi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serbuk kayu pada komposit serat sabut kelapa bermatriks polyester dengan variasi pertama 0% serbuk kayu : 40% serat sabut kelapa : 60% polyester, variasi kedua 5% serbuk kayu : 35% serat sabut kelapa : 60% polyester, variasi ketiga 10% serbuk kayu : 30% serat sabut kelapa : 60% polyester untuk mengetahui sifat mekanik melalui pengujian tarik dan bending. Komposit dibuat dengan metode hand lay-up. Pada pengujian tarik dan bending, spesimen yang mempunyai tegangan tarik dan kekuatan bending tertinggi adalah variasi fraksi volume (0%:40%:60%) dengan nilai rata-rata kekuatan tarik sebesar 23,57 N/mm2 dan kekuatan bending sebesar 60,7 N/mm2.

Hasil pengujian tarik dan bending, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi persentase serbuk kayu, maka persentase serat akan semakin rendah sehingga nilai sifat mekanik akan semakin menurun.Hal ini dibuktikan dari hasil data pengujian tarik dan bending berikut.Tegangan tarik tertinggi terletak pada variasi serbuk 0% dengan nilai rata-rata 23,57 N/mm2 dan tegangan tarik terendah terletak pada variasi serbuk 10% dengan nilai rata-rata 18,43 N/mm2.Kekuatan bending tertinggi terletak pada variasi serbuk 0% dengan nilai rata-rata sebesar 60,7 N/mm2 dan kekuatan bending terendah terletak pada variasi 10% serbuk dengan nilai rata-rata 36,2 N/mm2.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan variasi persentase serbuk kayu yang lebih luas, misalnya 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan jenis serat sabut kelapa yang berbeda, seperti serat sabut kelapa yang telah diolah secara kimiawi atau serat sabut kelapa yang berasal dari varietas kelapa tertentu. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengaruh ukuran serbuk kayu terhadap sifat mekanik komposit, dengan mempertimbangkan ukuran serbuk kayu yang lebih halus atau lebih kasar. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan material komposit serat sabut kelapa yang lebih kuat dan tahan lama.

Read online
File size434.65 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test