IAINPTKIAINPTK

Journal of Islamic LawJournal of Islamic Law

Fungsi ḥāshiyah (gloss), yang secara tradisional berfungsi sebagai alat penjelas bagi kata-kata yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut, mengalami transformasi dalam penerapannya oleh kiai (pemimpin agama lokal) di pesantren Madura. Perubahan ini muncul dari kebutuhan untuk mengaktualisasikan makna dan memperkuat praktik ibadah yang berakar pada mazhab Shāfiī. Penekanan pada mazhab Shāfiī didorong oleh dinamika keagamaan masyarakat Madura abad ke-19, yang kerap menekankan praktik mistik dan tarekat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi proses penyusunan naskah dan gloss dalam literatur fikih pesantren Madura serta hubungannya dengan upaya membentuk praktik keagamaan baru di kalangan masyarakat Madura. Metode kualitatif, diinformasikan oleh teori konstruksi sosial, digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan serta kecenderungan terhadap literatur mazhab Shāfiī secara konsisten selaras dengan literatur yang umum dipakai di pesantren Indonesia. Pilihan yang sama mencerminkan pengakuan kiai Madura dan menjadi realitas objektif yang luas diterima sebagai bahan ajar standar di pesantren. Menanggapi realitas objektif ini, kiai Madura menambahkan penjelasan yang tidak hanya memeluk makna namun juga membahas pertanyaan terkait praktik keagamaan Madura, yang sering terpesona dengan koneksi tarekat dan tradisi mistik. Komentar-komentar ini melampaui sekadar penjelasan linguistik, menantang perilaku Islam yang menyimpang dari logika fikih. Mereka berfungsi sebagai kekuatan transformasional dalam tradisi Islam, memfasilitasi munculnya praktik keagamaan baru dan memperkuat fungsi komentar sebagai sarana pembentukan dan pengaruh perilaku keagamaan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Ḥāshiyah di pesantren Madura tidak sekadar menjadi alat penjelas lanjutan, melainkan menjadi mekanisme penting untuk menyesuaikan teks fikih dengan kebutuhan spiritual masyarakat.Dengan menambahkan komentar yang menangani aspek mistik dan tarekat, kiai secara aktif membentuk ulang praktik ibadah agar tetap relevan dengan konteks sosial lokal.Proses ini memperkuat standar mazhab Shāfiī yang selama ini menjadi landasan ajaran pesantren, sekaligus menegaskan peran Ḥāshiyah sebagai alat transformasi perilaku keagamaan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana Ḥāshiyah dapat dimanfaatkan secara sistematis untuk menyelaraskan ajaran mazhab Shāfiī dengan praktik keagamaan modern di pesantren, termasuk peran teknologi digital dalam penyebaran teks dan komentar. Kedua, kajian komparatif tentang penggunaan Ḥāshiyah di berbagai mazhab di Indonesia dapat memberi wawasan mengenai perbedaan pendekatan dan efektivitasnya dalam membentuk perilaku ibadah. Ketiga, evaluasi dampak jangka panjang Ḥāshiyah pada pemahaman santri terhadap nilai-nilai spiritual dan rasional dapat membantu pengembangan kurikulum yang lebih holistik.

  1. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. raj talaq law according shafi school polyandry... doi.org/10.22373/ujhk.v6i1.14144El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua raj talaq law according shafi school polyandry doi 10 22373 ujhk v6i1 14144
  2. Bhag-Rembhag Sabhala’an as a Method of Resolving Religious Conflicts in the Madura Legal Tradition... doi.org/10.23971/el-mashlahah.v14i1.7819Bhag Rembhag SabhalaAoan as a Method of Resolving Religious Conflicts in the Madura Legal Tradition doi 10 23971 el mashlahah v14i1 7819
  3. Reformulation of Allah’s Ownership on Waqf (Theoretical Analysis Toward Syāfi’i... doi.org/10.18592/sjhp.v20i2.4129Reformulation of AllahyCEs Ownership on Waqf Theoretical Analysis Toward SyyEAAfiyCEi doi 10 18592 sjhp v20i2 4129
  4. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. physical handicap reason divorce case study... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/7836El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua physical handicap reason divorce case study jurnal ar raniry ac index php usrah article view 7836
Read online
File size3.39 MB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test