AKSARAKITAAKSARAKITA

Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiJagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Pendahuluan, pengadaan koleksi perpustakaan dalam era digital ini tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak tetapi juga mengembangkan koleksi elektronik sebagai sumber informasi bagi pengguna. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan evaluasi koleksi melalui tiga metrik: biaya rata-rata per jurnal, biaya rata-rata per akses, dan penggunaan konten yang sesuai. Hasil menunjukkan bahwa Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga berlangganan Database Cambridge sejak 2018 dengan biaya Rp134.865.500,00 pada tahun 2024, menghasilkan total 2.995 akses dengan rata-rata 7,37 akses per jurnal serta biaya rata-rata per jurnal Rp332.181,03 dan per akses Rp45.030,22; jurnal paling sering diakses adalah International Journal of Middle East Studies. Kesimpulan menegaskan pentingnya evaluasi ini sebagai dasar untuk menilai efektivitas langganan database dalam perencanaan koleksi ke depan.

Pemanfaatan e-jurnal, termasuk Database Cambridge, menjadi pilihan utama pemustaka untuk mendapatkan informasi, dengan total 2.Evaluasi tiga metrik menunjukkan adanya setidaknya tujuh artikel jurnal yang relevan dengan kebutuhan informasi pengguna.Hasil ini menjadi dasar penting untuk mempertimbangkan kelanjutan langganan Database Cambridge.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan penggunaan dan efektivitas beberapa basis data elektronik, termasuk Database Cambridge, Scopus, dan Emerald, dengan menggunakan metrik biaya rata-rata per jurnal, biaya per akses, dan tingkat relevansi konten untuk menilai mana yang memberikan nilai terbaik bagi perpustakaan universitas. Selain itu, studi dapat meneliti kepuasan pengguna dan dampak penggunaan basis data elektronik terhadap produktivitas penelitian mahasiswa dan dosen, melalui survei kualitatif dan analisis bibliometrik, guna memahami sejauh mana akses ke e-jurnal meningkatkan kualitas output akademik. Selanjutnya, analisis biaya-manfaat yang mencakup alternatif sumber terbuka (open access) dibandingkan dengan langganan berbayar dapat memberikan wawasan tentang strategi pengadaan yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam konteks anggaran terbatas. Penelitian longitudinal selama beberapa tahun juga diperlukan untuk mengidentifikasi tren penggunaan dan perubahan kebutuhan informasi pemustaka, sehingga kebijakan langganan dapat disesuaikan secara dinamis.

  1. Pengadaan koleksi electronic resources di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta... doi.org/10.24198/jkip.v9i2.30649Pengadaan koleksi electronic resources di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta doi 10 24198 jkip v9i2 30649
Read online
File size510.15 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test