POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
KIAKIALabor pain is a physiologic process that can cause significant anxiety, tension, and fatigue. Non-pharmacological interventions such as aromatherapy are increasingly considered to manage labour pain with minimal side effects. Lavender essential oil, known for its sedative and anxiolytic properties, has shown promise in reducing pain perception during childbirth. This quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design was conducted at Dirgahayu Hospital, Samarinda, Indonesia. Thirty‑six women in the active phase of the first stage of labour were recruited and randomly assigned to an intervention group (n=18) receiving lavender aromatherapy via inhalation (four to five drops of lavender oil in 20 ml of water, diffused for one hour) and a control group (n=18) practicing deep breathing relaxation techniques. Labour pain was assessed before and after the intervention using the Numeric Rating Scale (NRS). The intervention group showed a significant reduction in pain scores, from a mean of 6.33 to 5.56 (Δ = –0.77, p = 0.001), while the control group showed a minimal increase from 6.06 to 6.11 (Δ = 0.05). The results indicate that inhaled lavender aromatherapy effectively reduces labour pain during the active stage of the first stage of labour and can be considered a complementary, non-invasive, and cost‑effective method in intrapartum care to enhance maternal comfort and support physiological childbirth.
Lavender aromatherapy administered through inhalation significantly reduces labour pain intensity among mothers in the active phase of the first stage of labour.The observed decrease in pain scores was statistically significant (p = 0.01) and, although modest in magnitude, may provide meaningful relief, especially when integrated into a comprehensive labour management plan.Future research should evaluate larger, diverse populations and compare inhalation with other complementary techniques to optimize pain management strategies.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi aromaterapi lavender dengan musik terapi, untuk menilai peningkatan efektivitas analgesik selama alam aktif persalinan; serta merancang studi intervensi terkontrol terrandomisasi yang membandingkan metode inhalasi langsung dengan diffuser, guna menentukan dosis dan durasi optimal yang menyesuaikan dengan toleransi ibu; dan melakukan survei jangka panjang tentang dampak aromaterapi terhadap kualitas pengalaman bersalin dan keadaan psikologis postpartum, guna mendukung penerapan kebijakan intrapartum berbasis bukti di wilayah dengan sumber daya terbatas.
| File size | 393.59 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Pengenalan media digital diharapkan dapat meningkatkan intensitas, dinamika, dan efektivitas interaksi antara penyuluh dan petani. Pengembangan media digitalPengenalan media digital diharapkan dapat meningkatkan intensitas, dinamika, dan efektivitas interaksi antara penyuluh dan petani. Pengembangan media digital
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit,Penelitian kuasi-eksperimental ini membandingkan efek latihan pernapasan dalam-dalam (DBR) dan bola melahirkan (BB) pada kecemasan, ambang rasa sakit,
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Intervensi diet sederhana dan terjangkau ini berpotensi mendukung program manajemen anemia maternal di setting sumber daya rendah. Kombinasi tablet FeIntervensi diet sederhana dan terjangkau ini berpotensi mendukung program manajemen anemia maternal di setting sumber daya rendah. Kombinasi tablet Fe
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pengukuran panggul eksternal dilakukan di daerah rhomboid Michaelis dan landmark anatomi lainnya (AB, AD, CB, CD, BD, AC). Variabel demografis dikendalikanPengukuran panggul eksternal dilakukan di daerah rhomboid Michaelis dan landmark anatomi lainnya (AB, AD, CB, CD, BD, AC). Variabel demografis dikendalikan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Ibu dengan MUAC rendah (menunjukkan defisiensi energi kronis) menunjukkan proporsi anemia lebih tinggi (p = 0,046; r = –0,275). GWG yang tidak memadaiIbu dengan MUAC rendah (menunjukkan defisiensi energi kronis) menunjukkan proporsi anemia lebih tinggi (p = 0,046; r = –0,275). GWG yang tidak memadai
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian kualitatif kuasi‑eksperimental ini melibatkan 40 ibu hamil di Kota Bengkulu, dipecah menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensiPenelitian kualitatif kuasi‑eksperimental ini melibatkan 40 ibu hamil di Kota Bengkulu, dipecah menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Studi ini menyoroti praktik etnomedikal penggunaan daun Dodonaea viscosa oleh suku Dani sebagai pendekatan tradisional yang efektif untuk perawatan postpartum.Studi ini menyoroti praktik etnomedikal penggunaan daun Dodonaea viscosa oleh suku Dani sebagai pendekatan tradisional yang efektif untuk perawatan postpartum.
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal. OlehPasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal. Oleh
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sebanyak 132 siswa kelas IX dipilih menggunakan sampling purposive. Intervensi terdiri dari sesi pendidikan berbasis sekolah selama 60 menit yang berfokusSebanyak 132 siswa kelas IX dipilih menggunakan sampling purposive. Intervensi terdiri dari sesi pendidikan berbasis sekolah selama 60 menit yang berfokus
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sempoating media secara signifikan memperbaiki pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting dibandingkan dengan modul pendidikan tradisional.mediaSempoating media secara signifikan memperbaiki pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting dibandingkan dengan modul pendidikan tradisional.media
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pengenalan yang tepat waktu terhadap tanda-tanda ini dapat mendorong perilaku mencari perawatan dan intervensi medis yang tepat, sehingga mencegah komplikasiPengenalan yang tepat waktu terhadap tanda-tanda ini dapat mendorong perilaku mencari perawatan dan intervensi medis yang tepat, sehingga mencegah komplikasi
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA 94) before the intervention to 7. 25 (SD = 1. 38) after, with a statistically significant difference (Z = –5. 15, p < 0. 001). Rose aromatherapy significantly94) before the intervention to 7. 25 (SD = 1. 38) after, with a statistically significant difference (Z = –5. 15, p < 0. 001). Rose aromatherapy significantly