POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

KIAKIA

Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan wanita hamil di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 50–63%. Selain suplemen zat besi, intervensi makanan kaya mikronutrien seperti buah kurma dan kue kacang hijau dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Artikel ini membandingkan efektivitas kedua sumber makanan tersebut pada 34 wanita hamil anemik melalui desain kuasi‑eksperimental pre‑test‑post‑test. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok kurma meningkatkan hemoglobin rata‑rata 0,965 g/dL (p = 0,001), sementara kelompok kue kacang hijau meningkat 0,588 g/dL (p = 0,001). Perbedaan peningkatan hemoglobin antara dua kelompok signifikan secara statistik, sehingga kurma lebih efektif dalam meningkatkan hemoglobin pada wanita hamil anemik.

Kedua intervensi, kurma dan kue kacang hijau, secara bersama‑sama meningkatkan kadar hemoglobin pada wanita hamil anemik.Namun, kurma menghasilkan peningkatan rata‑rata yang lebih tinggi (0,965 g/dL) dibandingkan kue kacang hijau (0,588 g/dL), sehingga kurma lebih efektif sebagai intervensi makanan tambahan yang komplementer terhadap tablet zat besi.

Penelitian selanjutnya dapat menilai efektivitas kombinasi kurma dan kue kacang hijau dalam jangka panjang dengan interval intervensi lebih panjang, meneliti perbedaan efektivitas di trimester pertama dan akhir, serta mengevaluasi biaya dan manfaat ekonomi dari penggunaan kurma dan kue kacang hijau di program nutrisi hamil daerah terpencil.

Read online
File size423.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test