UNNESUNNES

Prosiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi IndonesiaProsiding Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia

Kepemimpinan perguruan tinggi dikenal karena kemampuannya menghasilkan motivasi, inspirasi, dan inovasi. Ciri khas gaya kepemimpinan mencakup empati, visi kuat, hubungan baik, serta rangsangan pertumbuhan intelektual. Melalui fungsi dan perannya, pemimpin (rektorke, direktur, dekan, dosen) dapat membentuk budaya kerja fleksibel dan responsif terhadap perubahan, suatu keunggulan penting dalam menghadapi situasi krisis. Inti kepemimpinan terwujud dalam proses inspirasi, pengembangan, dan pemberdayaan pengikut, melibatkan inspirasi serta pemberdayaan individu, kelompok, dan organisasi. Penelitian kualitatif ini mengkaji peran kepemimpinan perguruan tinggi dalam pengelolaan sumber daya lingkungan di era digital di Kabupaten Bojonegoro, daerah dengan potensi gas alam dan minyak. Kolaborasi pemimpin perguruan tinggi membantu menyelaraskan potensi sumber daya dengan pengembangan SDM serta menjaga ekosistem melalui reboisasi dan kebersihan lingkungan.

Kepemimpinan perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya lingkungan dan manusia di era digital melalui inovasi, adaptabilitas, komunikasi efektif, pengembangan karyawan, dan pembentukan kepercayaan dalam tim.Untuk mengatasi tantangan, pemimpin harus memiliki rencana manajemen krisis terstruktur, sumber daya memadai, dan kemampuan adaptasi cepat.Perencanaan matang, pelatihan, kerja sama dengan pihak terkait, serta pemanfaatan teknologi yang tepat dapat membantu organisasi menghadapi situasi krisis dan meminimalisir dampak negatif.

Pertimbangkan studi longitudinal mengenai dampak intervensi kepemimpinan transformasional terhadap ketahanan institusi perguruan tinggi di era digital, menilai perubahan kinerja SDM dan hasil inovasi. Selanjutnya, teliti efektivitas program pelatihan kepemimpinan berbasis teknologi informasi (misalnya e-learning dan simulasi krisis) dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pimpinan terhadap perubahan cepat. Terakhir, eksplorasi kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan industri untuk membangun sistem manajemen krisis terpadu yang memanfaatkan data real-time dan analitik prediktif guna memperkuat respons terhadap bencana alam dan krisis lingkungan.

Read online
File size167.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test