UGMUGM

JBPJBP

Pemanfaatan lahan rawa lebak dalam melakukan usaha budidaya tanaman padi memiliki kendala terutama adanya cekaman abiotik yaitu terendam pada fase vegetatif dan kekeringan pada fase generatif yang berdampak pada produktivitas. Penggunaan varietas unggul yang dapat bertahan dalam cekaman terendam maupun kekeringan dapat menjadi solusi dalam peningkatan produktivitas tanaman padi di lahan rawa lebak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performa pertumbuhan dan produksi aksesi generasi BC2F4, di lahan lebak rawa lebak dangkal. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada bulan Juni sampai dengan Oktober 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan menggunakan aksesi hasil persilangan BC2F4, meliputi; T1, TR1, T2, TR2, T3, dan TR3, serta varietas Inpago 5 (tetua resipien) dan IR 64 (varietas populer). Hasil penelitian menunjukan bahwa semua aksesi BC2F4, menunjukkan performa pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan Inpago 5. Varietas T3 menunjukan produktivitas tertinggi dengan 3.25 ton/ha. Selain itu, korelasi pearson menunjukkan bahwa produktivitas dipengaruhi oleh peubah jumlah anakan (0.58), anakan produktif (0.68) dan berat gabah per malai (0.89).

Pada penelitian ini dapatkan bahwa aksesi-aksesi hasil persilangan Inpago 5 (donor), dan Inpara 8 (resipien) pada generasi BC2F4 menunjukkan performance pertumbuhan dan hasil yang yang cenderung lebih baik dari Inpago 5 (tetua donor) dan IR 64 (varietas populer).Aksesi T3 menunjukkan performance yang lebih baik pada variable jumlah anakan, umur berbunga, panjang malai.Secara umum, produktivitas gabah yang dihasilkan dipengaruhi oleh jumlah anakan, jumlah anakan produktif and berat gabah per malai.

Untuk meningkatkan produktivitas padi di lahan rawa lebak, perlu dikembangkan varietas padi yang memiliki toleransi terhadap cekaman terendam dan kekeringan. Penelitian ini menunjukkan bahwa aksesi BC2F4 memiliki performa pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan Inpago 5. Oleh karena itu, perlu dilakukan seleksi lebih lanjut terhadap aksesi-aksesi BC2F4 untuk menentukan varietas yang paling unggul dalam menghadapi cekaman abiotik. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa produktivitas gabah dipengaruhi oleh jumlah anakan, jumlah anakan produktif, dan berat gabah per malai. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor genetik dan lingkungan yang mempengaruhi karakteristik-karakteristik tersebut.

  1. Drought tolerance screening of selected rice varieties by limited semi controlled field system - IOPscience.... doi.org/10.1088/1755-1315/978/1/012020Drought tolerance screening of selected rice varieties by limited semi controlled field system IOPscience doi 10 1088 1755 1315 978 1 012020
  2. Swamp Rice Cultivation in South Sumatra, Indonesia:. swamp rice cultivation south sumatra tropical agriculture... jstage.jst.go.jp/article/jsta/59/1/59_35/_articleSwamp Rice Cultivation in South Sumatra Indonesia swamp rice cultivation south sumatra tropical agriculture jstage jst go jp article jsta 59 1 59 35 article
  3. Development Model of Food Crop in Suboptimal Area Based on Farmers Corporation in Ogan Ilir Regency,... jlsuboptimal.unsri.ac.id/index.php/jlso/article/view/530Development Model of Food Crop in Suboptimal Area Based on Farmers Corporation in Ogan Ilir Regency jlsuboptimal unsri ac index php jlso article view 530
Read online
File size718.05 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test