ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER

KENDALI: Economics and Social HumanitiesKENDALI: Economics and Social Humanities

Baznas Microfinance Masjid (BMM) di Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan dana zakat produktif kepada 37 pelaku usaha mikro di sekitar Masjid Ar-Rayyan, dengan tujuan memberdayakan ekonomi mustahik dan mendorong kemandirian usaha. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, baik dari sisi mustahik maupun lembaga pengelola, seperti rendahnya motivasi berusaha, kurangnya disiplin dalam penggunaan dana, minimnya pengetahuan pengelolaan usaha, serta pengawasan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme distribusi zakat produktif dalam program Baznas Microfinance Masjid Kabupaten Pesawaran serta menganalisis efektivitas pengelolaan dana zakat produktif pada program tersebut melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat produktif melalui program Baznas Microfinance Masjid di Kabupaten Pesawaran efektif dalam memberdayakan mustahik, terbukti dari peningkatan pendapatan sebagian besar penerima.Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan modal yang disalurkan dan kurang optimalnya pendampingan, sehingga sebagian mustahik mengalami stagnasi pendapatan.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan jumlah dana zakat produktif serta intensitas pendampingan, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia dan sistem monitoring, untuk memastikan manfaat program lebih merata dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana adopsi teknologi digital, seperti aplikasi manajemen keuangan berbasis seluler, memengaruhi efektivitas program zakat produktif di daerah pedesaan, sehingga dapat memberikan insight tentang integrasi teknologi dalam pengelolaan dana. Selain itu, diperlukan studi komparatif yang membandingkan dampak peningkatan alokasi dana zakat produktif dengan intensifikasi program pelatihan kapasitas usaha terhadap keberlanjutan bisnis mustahik, guna mengidentifikasi strategi yang paling efisien dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal selama beberapa tahun dapat meneliti hasil pemberdayaan ekonomi jangka panjang mustahik yang berpartisipasi dalam program Baznas Microfinance Masjid di berbagai kabupaten, sehingga dapat menilai konsistensi dampak program serta faktor-faktor yang mendukung atau menghambat pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

  1. Pengelolaan Zakat Produktif sebagai Instrumen Peningkatan Kesejahteraan Umat | Economica: Jurnal Ekonomi... doi.org/10.21580/economica.2017.8.1.1830Pengelolaan Zakat Produktif sebagai Instrumen Peningkatan Kesejahteraan Umat Economica Jurnal Ekonomi doi 10 21580 economica 2017 8 1 1830
  2. PENYALURAN DANA ZAKAT PRODUKTIF MELALUI POLA PEMBIAYAAN (STUDI KASUS BMT BINAUL UMMAH BOGOR) | Signifikan:... doi.org/10.15408/sjie.v1i2.2600PENYALURAN DANA ZAKAT PRODUKTIF MELALUI POLA PEMBIAYAAN STUDI KASUS BMT BINAUL UMMAH BOGOR Signifikan doi 10 15408 sjie v1i2 2600
  3. The Role State Sukuk Instruments to Support Halal Industry | Benefit: Journal of Bussiness, Economics,... publikasi.abidan.org/index.php/benefit/article/view/14The Role State Sukuk Instruments to Support Halal Industry Benefit Journal of Bussiness Economics publikasi abidan index php benefit article view 14
Read online
File size295.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test