ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER

KENDALI: Economics and Social HumanitiesKENDALI: Economics and Social Humanities

Penelitian ini memfokuskan pada representasi kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 % terhadap keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi dampak eksplisit dan implisit kebijakan kenaikan PPN serta menilai sejauh mana kebijakan tersebut berkontribusi pada keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dimana data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, tesis, majalah, artikel, maupun sumber daring relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan PPN secara langsung meningkatkan harga barang dan jasa, yang berpotensi mengurangi daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah rendah. Dampak tidak langsung meliputi kemungkinan terjadinya inflasi yang lebih tinggi serta perubahan pola konsumsi masyarakat. Meskipun kebijakan ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara untuk mendukung pembangunan, efektivitasnya dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat masih bergantung pada pelaksanaan program kompensasi, seperti subsidi dan bantuan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan tambahan guna memastikan bahwa kenaikan PPN tidak memperparah ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Penelitian menyimpulkan bahwa kenaikan PPN sebesar 12 % memberikan dampak luas terhadap masyarakat, ekonomi, dan sistem perpajakan di Indonesia, di mana dampak eksplisitnya berupa peningkatan harga barang dan jasa yang menurunkan daya beli terutama bagi kelompok berpendapatan rendah, serta beban tambahan bagi pelaku usaha dalam administrasi dan biaya produksi.Dampak implisit meliputi potensi inflasi, perubahan pola konsumsi, serta tantangan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keadilan sosial, sehingga kebijakan ini harus diimbangi dengan strategi kompensasi seperti subsidi dan bantuan sosial.Keberhasilan kebijakan tersebut ditentukan oleh sejauh mana manfaat yang dihasilkan dapat melebihi beban yang ditanggung oleh masyarakat, khususnya melalui transparansi pengelolaan dana pajak dan edukasi publik.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris efektivitas program kompensasi seperti subsidi dan bantuan tunai dalam meredam dampak negatif kenaikan PPN terhadap rumah tangga berpendapatan rendah, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk mengukur perubahan kesejahteraan dan pola konsumsi; selanjutnya, studi komparatif lintas negara ASEAN dapat dilakukan untuk membandingkan konsekuensi kenaikan PPN dan mengidentifikasi kebijakan terbaik yang menyeimbangkan penerimaan negara serta keadilan distributif; terakhir, penelitian longitudinal yang memanfaatkan data panel dapat menelusuri evolusi perilaku konsumen, tingkat inflasi, dan stabilitas makroekonomi selama beberapa tahun pasca‑kenaikan PPN, sehingga memberikan wawasan tentang dinamika jangka panjang serta rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif.

  1. REPRESENTATION OF VAT INCREASE (12%) IN REALIZING JUSTICE AND WELFARE OF THE INDONESIAN PEOPLE | KENDALI:... doi.org/10.58738/kendali.v4i1.782REPRESENTATION OF VAT INCREASE 12 IN REALIZING JUSTICE AND WELFARE OF THE INDONESIAN PEOPLE KENDALI doi 10 58738 kendali v4i1 782
Read online
File size311.05 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test