IBRAHIMYIBRAHIMY
PSYCOMEDIA : Jurnal PsikologiPSYCOMEDIA : Jurnal PsikologiRemaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai kondisi psikososial yang dapat memengaruhi subjective well‑being, seperti keterpisahan dari keluarga dan tuntutan penyesuaian diri dengan lingkungan. Subjective well‑being mencerminkan evaluasi individu terhadap kehidupannya yang mencakup kepuasan hidup serta pengalaman afek positif dan negatif. Salah satu faktor internal yang secara teoritis diasumsikan berkaitan dengan subjective well‑being adalah penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara penerimaan diri dan subjective well‑being pada remaja yang tinggal di panti asuhan Kristen/Katolik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 60 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala penerimaan diri dan skala subjective well‑being. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan antara penerimaan diri dan subjective well‑being tidak signifikan, sehingga hipotesis penelitian ditolak. Temuan ini dapat diartikan bahwa subjective well‑being remaja panti asuhan lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti dukungan sosial dari pengasuh dan teman sebaya, relasi interpersonal, serta kondisi lingkungan panti, dibandingkan faktor internal berupa penerimaan diri.
Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara penerimaan diri dan subjective well‑being pada remaja di Panti Asuhan Kristen/Katolik Madiun.Tingkat penerimaan diri tidak memengaruhi penilaian kesejahteraan subjektif mereka.Diperlukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan variabel tambahan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana dukungan sosial berperan sebagai moderator antara penerimaan diri dan subjective well‑being pada remaja panti asuhan, misalnya dengan menguji perbedaan efek pada kelompok dengan tingkat dukungan sosial tinggi versus rendah. Selain itu, diperlukan studi intervensi psikososial terstruktur yang menargetkan peningkatan kesejahteraan subjektif, sehingga dapat dibandingkan efektivitasnya dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Terakhir, penelitian lintas budaya dapat meneliti pengaruh faktor budaya dan agama terhadap hubungan antara penerimaan diri dan subjective well‑being di berbagai panti asuhan di Indonesia, guna menghasilkan model yang lebih kontekstual dan aplikatif.
- Forgiveness dan Subjective Well-Being Dewasa Awal Atas Perceraian Orang Tua Pada Masa Remaja | Azra |... e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/4412Forgiveness dan Subjective Well Being Dewasa Awal Atas Perceraian Orang Tua Pada Masa Remaja Azra e journals unmul ac index php psikoneo article view 4412
- PENERIMAAN DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN SALATIGA | Tanesib |... doi.org/10.31293/mv.v6i2.6814PENERIMAAN DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN SALATIGA Tanesib doi 10 31293 mv v6i2 6814
- HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI | Media Husada... doi.org/10.33475/mhjns.v3i1.72HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI Media Husada doi 10 33475 mhjns v3i1 72
| File size | 924.71 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Dari penelitian SLR ini nantinya dapat dijadikan rujukan bagi semua organisasi/perusahaan untuk memperbaiki budaya organisasi terhadap karyawannya khususnyaDari penelitian SLR ini nantinya dapat dijadikan rujukan bagi semua organisasi/perusahaan untuk memperbaiki budaya organisasi terhadap karyawannya khususnya
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini menganalisis pengaruh teknik behavior contract terhadap penurunan perilaku indisipliner pada lima siswa kelas VIII SMPN 17 Mataram. PendekatanPenelitian ini menganalisis pengaruh teknik behavior contract terhadap penurunan perilaku indisipliner pada lima siswa kelas VIII SMPN 17 Mataram. Pendekatan
IBRAHIMYIBRAHIMY Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan kecerdasan emosi dan efikasi diri sebagai faktor pendukung ketahanan psikologis dalam dunia kerja. HasilTemuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan kecerdasan emosi dan efikasi diri sebagai faktor pendukung ketahanan psikologis dalam dunia kerja. Hasil
ISI DPSISI DPS Metodologi yang digunakan adalah analisis isi kualitatif deskriptif dengan data dari enam lagu Banjar yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkanMetodologi yang digunakan adalah analisis isi kualitatif deskriptif dengan data dari enam lagu Banjar yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan
UNIMUSUNIMUS Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan sebagai preventif untuk menghadapi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi. MetodePengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan sebagai preventif untuk menghadapi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi. Metode
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Penelitian ini ini menggunakan pola pikir induktif-deduktif dan atau deduksi-induktif secara timbal balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) M. AminPenelitian ini ini menggunakan pola pikir induktif-deduktif dan atau deduksi-induktif secara timbal balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) M. Amin
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Salah satu konsep yang ada pada wilayah epistemologi adalah falsifikasi milik Karl Raimund Popper. Penelitian ini hendak mengulas konsep falsifikasi danSalah satu konsep yang ada pada wilayah epistemologi adalah falsifikasi milik Karl Raimund Popper. Penelitian ini hendak mengulas konsep falsifikasi dan
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Sholeh Darat memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi problematika masyarakat modern. KH. Sholeh Darat, seorang ulama terkemuka dari abad ke-19,Sholeh Darat memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi problematika masyarakat modern. KH. Sholeh Darat, seorang ulama terkemuka dari abad ke-19,
Useful /
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Temuan ini menyarankan bahwa perbaikan efektivitas kebijakan fiskal memerlukan pengurangan ketergantungan pada pendapatan minyak, penguatan sistem perpajakan,Temuan ini menyarankan bahwa perbaikan efektivitas kebijakan fiskal memerlukan pengurangan ketergantungan pada pendapatan minyak, penguatan sistem perpajakan,
IBRAHIMYIBRAHIMY Permasalahan efektivitas kerja sering dialami oleh berbagai organisasi dan dipengaruhi oleh faktor psikologis maupun faktor eksternal. PT X sebagai perusahaanPermasalahan efektivitas kerja sering dialami oleh berbagai organisasi dan dipengaruhi oleh faktor psikologis maupun faktor eksternal. PT X sebagai perusahaan
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, menggunakan metode analisis isi (content analyst). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, menggunakan metode analisis isi (content analyst). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen quasi‑experimental menggunakan desain pretest‑posttest dengan kelompok kontrol. Populasi penelitianPenelitian kuantitatif dengan metode eksperimen quasi‑experimental menggunakan desain pretest‑posttest dengan kelompok kontrol. Populasi penelitian