GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER

Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh AB Mix dengan berbagai interval waktu pemberian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy, interval pemberian AB Mix manakah yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik. Penelitian dilaksanakan di Kampung Pajajaran, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat dengan ketinggian 688 meter dari permukaan laut. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan interval pemberian AB Mix (0 kali, 2 hari sekali, 4 hari sekali, 6 hari sekali, 8 hari sekali) diulang lima kali. Data dianalisis menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Pemberian larutan AB Mix berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot kotor, bobot bersih, dan bobot per petak. Interval pemberian 4 hari sekali merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval pemberian larutan AB Mix berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Pakcoy.Interval pemberian yang lebih sering, yaitu setiap 2 hari sekali dan 4 hari sekali, menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot kotor dan bobot bersih yang lebih baik dibandingkan dengan interval yang lebih jarang (6 dan 8 hari sekali) serta kontrol.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas frekuensi pemberian AB Mix pada interval 1 hari sekali dibandingkan dengan interval 2 hari sekali, dengan tujuan menentukan apakah peningkatan frekuensi dapat mengoptimalkan penyerapan nutrisi tanpa menyebabkan akumulasi unsur hara berlebih. Selain itu, studi lanjutan dapat mengevaluasi kombinasi AB Mix dengan unsur mikroorganisme probiotik tanah untuk menambah efisiensi penggunaan nutrisi dan memperbaiki struktur tanah, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pakcoy secara berkelanjutan. Terakhir, penelitian yang dianjurkan adalah analisis dampak interval pemberian AB Mix pada kualitas nutrisi dan kandungan bioaktif di dalam daun pakcoy, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi industri makanan dan kesehatan serta menyesuaikan rekomendasi aplikasi bagi petani.

  1. Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024) | Jurnal Greenation... doi.org/10.38035/jgpp.v2i4Vol 2 No 4 2024 JGPP Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan November 2024 Jurnal Greenation doi 10 38035 jgpp v2i4
  2. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i. klasifikasi kematangan tanaman hidroponik pakcoy... jurnal.iaii.or.id/index.php/RESTI/article/view/3828Jurnal RESTI Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas i klasifikasi kematangan tanaman hidroponik pakcoy jurnal iaii index php RESTI article view 3828
Read online
File size392.42 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test