KOPERTAIS4KOPERTAIS4

Fintech: Journal of Islamic FinanceFintech: Journal of Islamic Finance

Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan barang dan jasa. Dilihat dari perubahan output didalam perekonomian masyarakat. Sehingga terciptanya pertumbuhan ekonomi misalnya dari kemakmuran dan kekayaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi paradigma implementasi pertumbuhan ekonomi Keummatan dalam perspektif ekonomi islam. Hal ini, terdapat sudut pandang yang berbeda terkait ekonomi konvensional dengan ekonomi islam. Ekonomi Islam mempunyai maksud dan tujuan (maqasid) mengedapan aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak. Kemajuan diberbagai sektor salah satu ukuran perkembangan namun dalam ekonomi islam kemakmuran didasakan dengn empat asas, tauhid, rububiyyah, khalifah, tazkiyah.

Maqasih Syariah adalah maksud Allah selaku pembuat syariah untuk memberikan kemaslahatan kepada manusia.Tujuan dari maslahah untuk membangun dan menjaga kepentingan ummat.Terdapat lima unsur yang berkaitan dengan maslaha ad-din (agama), nafs (jiwa) nasb (keturunan) mal (harta) dan aql (akal), kemaslahatan yang akan diwujudkan itu dibagi kepada tiga tingkatan kebutuhan, yaitu daruriyat (kebuthan primer, mesti dipenuhi), hajiyat (kebutuhan sekunder, seyogyanya dipenuhi) dan tahsiniyat (kebutuhan tresier).Kebutuhan daruriyat ialah tingkatan kebutuhan yang harus ada sehingga disebut primer.Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan perekonomian.Perkembangan ekonomi di Indonesia dari zaman ke zaman ekonomi terdapat 2 macam yaitu pertama ilmu ekonomi konvensional dan ilmu ekonomi Islam.Ilmu ekonomi konvensional memiliki pemikiran modern, yang bisa mengakibatkan disiplin untuk menjadikan ilmu semakin berkembang maju dan canggih, dalam suatu proses pengembangan panjang selama satu abad.Ekonomi islam yang mengedapankan terhadap aspek moralitas dan aspek kualitas akhlak serta keseimbangan antara duinia dan uhkrowi.Adapun asas-asas terdapat empat asas pertumbuhan dalam ekonomi diantaranya Tauhid, Rububiyyah, Khalifah, Tazkiyah.Prinsip ekonnomi Islam di implementasikan 3 prinsip yaitu kombinasi kepemilikan (Al milkiyyah al muzdawajah), sistem takaful atas jaminan kecukupan hidup.kebebasan yang ada batasannya (al-Hurriya Al Muqayyah).

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang implementasi pertumbuhan ekonomi keummatan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti kombinasi kepemilikan, sistem takaful, dan kebebasan yang dibatasi, dapat diterapkan dalam praktik ekonomi sehari-hari. Selain itu, studi komparatif antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam juga dapat dilakukan untuk memahami perbedaan dan kesamaan keduanya dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan adil. Terakhir, penelitian tentang dampak implementasi ekonomi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan juga dapat menjadi arah studi yang menarik.

Read online
File size244.27 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test