6262

International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC)

Penelitian ini menyelidiki efek langsung dan tidak langsung dari transformasi digital dan kesadaran perubahan iklim terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan adopsi teknologi hijau sebagai variabel perantara. Mengambil dari teori stakeholder dan pandangan berbasis sumber daya, penelitian ini mengatasi kesenjangan kunci dalam memahami bagaimana interaksi digital dan lingkungan dalam bisnis kecil yang berorientasi halal. Data empiris dari 192 pemilik dan manajer UMKM makanan halal di Jawa Timur dianalisis menggunakan Pemodelan Persamaan Struktural Partial Least Squares (PLS-SEM) di seluruh 32 indikator. Temuan mengungkapkan bahwa transformasi digital secara signifikan meningkatkan kinerja keuangan hijau, teknologi hijau, dan adopsi, menekankan nilainya yang strategis dalam memperluas akses pasar dan efisiensi operasional. Sementara kesadaran perubahan iklim mendorong kuat adopsi teknologi hijau, itu tidak memiliki dampak keuangan langsung. Terutama, adopsi teknologi hijau menunjukkan efek negatif pada kinerja keuangan, mungkin karena biaya awal yang tinggi dan literatur yang ada dengan demonstrasi trade-off kompleks antara inovasi lingkungan dan keuntungan dalam UMKM pasar berkembang. Ini menyarankan bahwa strategi digital dapat berfungsi sebagai jembatan menuju keberlanjutan tanpa mengorbankan tujuan keuangan. Implikasi praktis termasuk kebutuhan insentif pemerintah yang ditargetkan dan mekanisme dukungan untuk menetralisir biaya transisi hijau dan memperkuat ketahanan kompetitif dalam UMKM makanan halal.

Studi ini menekankan bagaimana transformasi digital dan kesadaran perubahan iklim mempengaruhi kinerja keuangan UMKM makanan halal secara langsung dan tidak langsung melalui adopsi teknologi ramah lingkungan.Fokus pada UMKM makanan halal di Indonesia menambahkan novelitas ke penelitian, mempertimbangkan kompleksitas tambahan seperti kepatuhan terhadap sertifikasi halal, sumber daya terbatas, dan tekanan yang meningkat untuk inovasi berkelanjutan, yang belum banyak ditangani dalam studi serupa.Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital dan kesadaran perubahan iklim mempengaruhi kinerja keuangan UMKM makanan halal secara langsung dan tidak langsung melalui adopsi teknologi ramah lingkungan.Ini juga mencakup variabel kontrol yang relevan, seperti ukuran perusahaan, lokasi geografis, dan pengalaman pemilik bisnis, untuk memastikan penilaian yang lebih akurat dari hubungan yang diusulkan.000 UMKM halal terdaftar pada tahun 2023 dan kontribusi signifikan mereka terhadap ekonomi syariah nasional (Priyono & Hidayat, 2024), pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana strategi digital dan keberlanjutan mempengaruhi kinerja sangat penting.Temuan studi ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur dan wawasan praktis bagi UMKM makanan halal yang mencari keseimbangan antara kompetitif digital dan tanggung jawab lingkungan untuk hasil keuangan yang berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis dampak jangka panjang adopsi teknologi hijau pada kinerja keuangan UMKM makanan halal. Studi ini menemukan bahwa adopsi teknologi hijau memiliki efek negatif pada kinerja keuangan, yang mungkin disebabkan oleh biaya awal yang tinggi. Namun, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi apakah manfaat jangka panjang dari teknologi hijau dapat menyeimbangkan biaya awal tersebut. Studi longitudinal dapat membantu memahami bagaimana kinerja keuangan UMKM berkembang seiring waktu setelah adopsi teknologi hijau.. . 2. Meneliti peran pemerintah dalam mendukung transisi hijau UMKM makanan halal. Penelitian ini menyoroti kebutuhan insentif pemerintah yang ditargetkan dan mekanisme dukungan untuk membantu UMKM mengatasi biaya transisi hijau. Studi lanjutan dapat mengeksplorasi berbagai kebijakan dan insentif yang dapat diterapkan pemerintah untuk mendukung UMKM dalam adopsi teknologi hijau, seperti subsidi, insentif pajak, atau skema pembiayaan khusus. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki efektivitas dan dampak dari berbagai intervensi pemerintah dalam mendorong transisi hijau UMKM.. . 3. Memeriksa dampak transformasi digital pada adopsi teknologi hijau di berbagai sektor UMKM. Studi ini berfokus pada UMKM makanan halal, tetapi penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana transformasi digital mempengaruhi adopsi teknologi hijau di sektor UMKM lainnya. Misalnya, penelitian dapat dilakukan pada UMKM manufaktur, UMKM jasa, atau UMKM di bidang pertanian. Dengan memahami perbedaan dan kesamaan di berbagai sektor, kita dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendorong adopsi teknologi hijau di seluruh spektrum UMKM.

  1. Methodological Rigor in Mixed Methods: An Application in Management Studies - Robert L. Harrison, Timothy... doi.org/10.1177/1558689819900585Methodological Rigor in Mixed Methods An Application in Management Studies Robert L Harrison Timothy doi 10 1177 1558689819900585
Read online
File size488.01 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test