UPN VeteranUPN Veteran

International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE)

Limbah berbahaya dan beracun (B3) memiliki karakteristik yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan jika tidak dikelola dengan aman dan sesuai prosedur. Fasilitas penyimpanan sementara limbah B3 milik PT PLN (Persero) Unit Utama Transmisi Jawa Timur dan Bali memerlukan perhatian khusus agar tidak menciptakan risiko lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi risiko di area penyimpanan limbah B3 perusahaan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa kegagalan seperti kebocoran wadah penyimpanan dan kerusakan sistem ventilasi memiliki potensi risiko tinggi terkait polusi tanah dan air. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan monitoring dan perawatan fasilitas penyimpanan serta pelatihan staf terkait pengelolaan limbah.

Analisis menunjukkan bahwa penggunaan kemasan yang tidak sesuai dengan sifat limbah B3 menjadi masalah utama dalam pengelolaan penyimpanan sementaranya.Potensi pencampuran limbah dapat menyebabkan polusi air, tanah, dan udara.Mitigasi risiko meliputi kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan kemasan sesuai standar, inspeksi rutin, serta pembaruan matriks FMEA secara berkala.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem pemantauan digital untuk pengelolaan limbah B3 secara real-time, mengevaluasi dampak jangka panjang dari praktik penyimpanan saat ini, serta menguji efektivitas program pelatihan staf dalam mengurangi risiko lingkungan. Selain itu, studi tentang integrasi teknologi otomasi dalam proses pengelolaan limbah B3 juga layak dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meminimalkan risiko lingkungan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

Read online
File size278.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test