DINIYAHDINIYAH

One moment, please...One moment, please...

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan di dinas PUPR kota pekanbaru dan hambatan yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dalam mengimplementasikan kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan kota Pekanbaru belum terimplementasi karena masih banyak jalan yang belum diperbaiki walaupun sudah ada SOP dan dalam proses pelaksanaan pemeliharaan seperti turunnya jumlah anggaran, sarana dan prasarana serta terkendala oleh proses pengeluaran disposisi anggaran. Hambatan yang ditemukan meliputi alat perbaikan jalan yang belum memadai, kurangnya koordinasi antar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dengan pihak kelurahan atau kecamatan dalam perbaikan jalan dan lambatnya proses penanganan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru.

Implementasi kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan kota oleh Dinas PUPR Kota Pekanbaru belum optimal, ditandai dengan rendahnya kepatuhan aparatur karena masih banyaknya jalan rusak meskipun SOP telah ada.Hambatan utama meliputi ketersediaan sarana prasarana yang tidak memadai, anggaran yang belum terpenuhi, serta kinerja pemerintah yang lambat dalam menanggapi aduan masyarakat.Secara spesifik, faktor penghambat mencakup alat perbaikan jalan yang kurang memadai, kurangnya koordinasi antara Dinas PUPR dengan pihak kelurahan/kecamatan, dan proses penanganan jalan yang lambat.

Berdasarkan temuan mengenai belum optimalnya implementasi kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan di Kota Pekanbaru, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan dan perlu digali lebih dalam. Pertama, mengingat adanya SOP namun implementasi masih terkendala, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada analisis mendalam terkait efektivitas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Studi ini bisa mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang menghambat kepatuhan aparatur Dinas PUPR dalam menjalankan prosedur tersebut, serta mengkaji mekanisme pengawasan dan evaluasi yang dapat memperkuat implementasi SOP secara konsisten. Kedua, menyoroti kendala sarana prasarana yang belum memadai dan keterbatasan anggaran, sebuah riset komparatif mengenai model pembiayaan inovatif dan adopsi teknologi modern dalam pemeliharaan jalan di berbagai kota di Indonesia dapat memberikan wawasan berharga. Penelitian ini bisa mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi seperti sistem informasi geografis untuk pemantauan jalan, serta menganalisis efektivitas investasi pada peralatan otomatis guna menggantikan metode manual dalam jangka panjang, sehingga meningkatkan efisiensi dan kecepatan penanganan. Terakhir, untuk mengatasi masalah lambatnya respons dan kurangnya koordinasi, penelitian dapat mengkaji model kolaborasi multi-pihak yang melibatkan Dinas PUPR, pemerintah kelurahan/kecamatan, dan masyarakat secara aktif. Fokus studi ini adalah mengembangkan kerangka kerja partisipatif yang efektif untuk pelaporan, verifikasi, dan penanganan kerusakan jalan, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepuasan publik terhadap pelayanan infrastruktur.

Read online
File size793.67 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test