UNIDAUNIDA

Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian sukrosa dan injeksi insulin dengan waktu pemulihan berbeda setelah transportasi terhadap kualitas rasa daging domba. Digunakan 54 ekor domba betina lokal berusia 10–12 bulan dengan bobot 14–17 kg. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial 2x3x3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah suplementasi sukrosa (0 dan 6 g/kg bobot badan), faktor kedua adalah injeksi insulin (0, 0,3, dan 0,6 IU), dan faktor ketiga adalah durasi waktu pemulihan (2, 4, dan 6 jam sebelum penyembelihan). Parameter yang diukur adalah kandungan glukosa, fruktosa, dan ribosa. Hasil menunjukkan bahwa pemberian gula dan injeksi insulin meningkatkan kandungan glukosa, fruktosa, dan ribosa dalam daging mentah, sedangkan waktu pemulihan tidak memengaruhi kadar gula daging. Tidak terjadi interaksi antara perlakuan gula, insulin, dan waktu pemulihan.

Pemberian gula dan injeksi insulin pada domba setelah transportasi meningkatkan kandungan glukosa, fruktosa, dan ribosa dalam daging mentah.Waktu pemulihan tidak memengaruhi kadar gula dalam daging.Tidak ditemukan interaksi antara perlakuan pemberian gula, insulin, dan waktu pemulihan terhadap kandungan gula daging.

Pertama, perlu diteliti pengaruh jenis karbohidrat lain selain sukrosa, seperti glukosa atau fruktosa murni, terhadap akumulasi gula dalam daging domba pasca-transportasi untuk mengetahui apakah respon metabolik berbeda bergantung pada bentuk gula yang diberikan. Kedua, penting untuk mengkaji durasi pemulihan yang lebih panjang dari 6 jam, misalnya hingga 12 atau 24 jam, untuk menentukan apakah ada ambang waktu tertentu yang mulai memengaruhi sintesis atau pemulihan glikogen dan gula reduksi dalam otot. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang respons fisiologis domba terhadap kombinasi insulin dan suplementasi gula dalam kondisi stres transportasi yang lebih ekstrem, seperti suhu tinggi atau durasi lebih lama, guna memahami batas efektivitas intervensi tersebut dalam kondisi nyata di lapangan. Ketiga saran ini dapat membantu merancang strategi preslaughter yang lebih tepat dan efisien dalam menjaga kualitas daging domba.

  1. #cooperative learning#cooperative learning
  2. #sampel sedimen udara#sampel sedimen udara
Read online
File size344.57 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-1e8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test