UNIPAUNIPA

CassowaryCassowary

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh berbagai tingkat penambahan minyak buah merah kasar (CRFO) terhadap karakteristik organoleptik dan preferensi konsumen patty daging rusa. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Desain Acak Lengkap (CRD) dengan lima perlakuan: P0 (tanpa CRFO), P1 (15 ml), P2 (20 ml), P3 (25 ml), dan P4 (30 ml), masing‑masing tiga replikasi. Evaluasi organoleptik dilaksanakan oleh 30 panelis yang menilai warna, aroma, rasa, keempukan, dan penerimaan umum menggunakan skala hedonik lima poin. Hasil menunjukkan bahwa penambahan CRFO memberikan efek yang signifikan (P < 0,05) pada warna, namun tidak signifikan (P > 0,05) pada aroma, rasa, keempukan, dan penerimaan umum. Nilai mean preferensi warna tertinggi tercapai pada perlakuan P1 dan P2, sementara para panelis memberikan rating “suka pada rentang konsentrasi 20–25 ml pada atribut lain. Dengan demikian, penambahan CRFO hingga 25 ml per 350 g daging rusa menghasilkan patty dengan karakteristik warna dan cita rasa yang diinginkan konsumen, menunjukkan potensi pengembangan produk pangan fungsional berbasis sumber daya lokal Papua.

Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan minyak buah merah kasar hingga 25 ml per 350 g daging rusa memberikan warna lebih menarik dan tetap diterima secara organoleptik, sementara konsentrasi lebih tinggi tidak meningkatkan preferensi konsumen.Penggunaan CRFO tidak memengaruhi aroma, rasa, keempukan, atau penerimaan umum patty.Oleh karena itu, CRFO dapat dipertimbangkan sebagai bahan lemak nabati dalam pengembangan patty daging rusa yang bersifat fungsional dan menarik bagi konsumen.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek kombinasi minyak buah merah kasar dengan pemrosesan pengemulsi atau stabilizer untuk meningkatkan daya simpan dan sensori produk patty, serta menilai nilai gizi serta aktivitas antioksidan dari patty tersebut untuk menegaskan klaim fungsionalnya. Penelitian juga dapat memperluas jangkauan distribusi produk dengan membandingkan preferensi konsumen antara konsumen yang terbiasa mengonsumsi daging merah konvensional dan yang belum pernah mencoba produk daging rusa, guna menentukan strategi pemasaran yang tepat. Selain itu, studi kuantitatif dapat menilai toleransi konsumen terhadap variasi rasa dan aroma yang dipengaruhi oleh kandungan gula dan lemak pada patty, guna menentukan dosis optimal CRFO yang dapat memaksimalkan kepuasan konsumen tanpa mengorbankan nilai gizi.

Read online
File size417.61 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test