UNIPAUNIPA
CassowaryCassowaryRiset ini bertujuan menggambarkan pengetahuan lokal etnozoologi dan karakteristik walabi (Dorcopsis muelleri) di Kabupaten Sorong Selatan. Metode deskriptif dengan wawancara semi‑struktur dan kuesioner kepada pemburu mammalia digunakan untuk mengumpulkan data tentang identitas responden, pengetahuan, morfologi, aktivitas pemburuan, serta fungsi walabi bagi masyarakat. Hasil menunjukkan mayoritas pemburu lokal (92,3 %) berasal dari suku asli Papua dengan pendidikan tingkat SMA atau lebih tinggi. Namun, sebagian besar tidak mengetahui status endemik walabi. Pemburuan walabi biasanya menggunakan metode tradisional (anjing, jerat, alat modern seperti senapan air) untuk memperoleh protein dan penghasilan. Walabi sering dimanfaatkan dalam hidangan harian dan upacara adat. Walaupun walabi dianggap aman status konservasinya, belum ada regulasi daerah atau kampung yang mengatur praktik pemburuan.
Dan, etnozoologi masyarakat di Sorong Selatan menunjukkan bahwa tidak ada pemburu yang mengetahui bahwa walabi (Dorcopsis muelleri) merupakan satwa endemik, karena satwa ini banyak tersedia di hutan dan belum ada regulasi daerah maupun kampung yang mengatur praktik pemburuan satwa liar.Walabi memiliki rambut berwarna coklat, ujung ekor tidak berambut, jari kaki depan lima, dan jari kaki belakang tiga.Aktivitas pemburuan bersifat subsistensial, bergantung pada alat tradisional dan modern, serta dilakukan secara individual maupun kelompok.Penggunaan walabi terbatas pada kebutuhan protein hewani, kebutuhan ekonomi keluarga, dan kegiatan upacara adat.
Pertanyaan penelitian berikut dapat diambil sebagai arah studi lanjutan: 1) Bagaimana persepsi dan pengetahuan masyarakat mengenai status endemik walabi memengaruhi perilaku konservasi mereka; 2) Sejauh mana penggunaan alat modern (misalnya senapan air) memengaruhi keberlanjutan populasi walabi di daerah tersebut; dan 3) Apa saja faktor budaya dan ekonomi yang memengaruhi keputusan pemburu untuk menggunakan walabi sebagai sumber protein dalam jangka panjang. Menyelidiki ketiga aspek ini akan memfasilitasi pengembangan kebijakan pengelolaan satwa liar yang berimbang antara kebutuhan manusia dan perlindungan spesies endemik.
| File size | 660.46 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UKRIDAUKRIDA Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perilaku konsumen dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen JD.id. Metode penelitian yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perilaku konsumen dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen JD.id. Metode penelitian yang digunakan
UNSIMARUNSIMAR Daya saing keberkelanjutan usaha sangat dipengaruhi dari strategi pemasaran yang menekankan kepada aktivitas pemasaran untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumenDaya saing keberkelanjutan usaha sangat dipengaruhi dari strategi pemasaran yang menekankan kepada aktivitas pemasaran untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen
UNSIMARUNSIMAR Metode pelaksanaan PkM meliputi tahap persiapan, implementasi, diskusi, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadapMetode pelaksanaan PkM meliputi tahap persiapan, implementasi, diskusi, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap
UNSIMARUNSIMAR Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan istri nelayan tentang cara meningkatkan pendapatan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkanHasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan istri nelayan tentang cara meningkatkan pendapatan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan
UNSIMARUNSIMAR Efektivitas penggunaan nilai-nilai kearifan lokal dalam komunikasi pemerintah dengan masyarakat Desa Paranonge sangat tinggi dalam meningkatkan partisipasiEfektivitas penggunaan nilai-nilai kearifan lokal dalam komunikasi pemerintah dengan masyarakat Desa Paranonge sangat tinggi dalam meningkatkan partisipasi
UNSIMARUNSIMAR Menerapkan model pembelajaran merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah kesulitan belajar dan memahami konsep pada peserta didik. Model pembelajaranMenerapkan model pembelajaran merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah kesulitan belajar dan memahami konsep pada peserta didik. Model pembelajaran
UNSIMARUNSIMAR Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Pasir Putih dengan fokus pada pengembangan strategi pemasaran dalam meningkatkanPelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Pasir Putih dengan fokus pada pengembangan strategi pemasaran dalam meningkatkan
UNSIMARUNSIMAR Pemanfaatan teknologi yang tepat dalam pembelajaran akan membantu guru mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru yang kreatifPemanfaatan teknologi yang tepat dalam pembelajaran akan membantu guru mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru yang kreatif
Useful /
UNSIMARUNSIMAR Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pengetahuan aparat desa tentang pelayanan prima melalui pelayanan sepenuh hati. KegiatanHasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pengetahuan aparat desa tentang pelayanan prima melalui pelayanan sepenuh hati. Kegiatan
UNSIMARUNSIMAR Metode evaluasi menggunakan kuesioner pre‑test dan post‑test menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 100 % tentang pemangkasan dan penggunaanMetode evaluasi menggunakan kuesioner pre‑test dan post‑test menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 100 % tentang pemangkasan dan penggunaan
UNIPAUNIPA Hasil analisis klaster menunjukkan adanya dua kelompok besar dari enam genotipe talas yang diamati. Kelompok A (WKR‑TP, WBR‑TP, WFR‑TP, dan KDR‑TP)Hasil analisis klaster menunjukkan adanya dua kelompok besar dari enam genotipe talas yang diamati. Kelompok A (WKR‑TP, WBR‑TP, WFR‑TP, dan KDR‑TP)
UNIPAUNIPA Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan delapan fungsi keluarga berada pada kategori sedang, pendidikan formal, usia, dan frekuensi sosialisasi mempengaruhiHasilnya menunjukkan bahwa penerapan delapan fungsi keluarga berada pada kategori sedang, pendidikan formal, usia, dan frekuensi sosialisasi mempengaruhi