UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariSalah satu aspek penting yang dibutuhkan dalam pengelolaan hutan mangrove adalah tersedianya data dan informasi mengenai struktur dan asosiasi. Akan tetapi, struktur dan asosiasi hutan mangrove di hilir DAS Torue belum teridentifikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur dan asosiasi hutan mangrove di hilir DAS Torue. Penelitian ini menggunakan metode jalur berpetak dengan kombinasi antara jalur dan petak. Penempatan jalur dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan struktur hutan mangrove di hilir DAS Torue terdiri dari tiga lapisan tajuk yaitu stratum C, D, dan E, yang didominasi oleh tingkat pertumbuhan semai dan pancang. Stratum C didominansi oleh jenis Sonneratia alba, stratum D didominasi jenis Bruguiera gymnorizha dan Bruguiera sexangula sedangkan stratum E didominasi jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata. Tidak terdapat hubungan asosiasi berbagai jenis vegetasi mangrove terhadap semua jenis yang dibandingkan, namun demikian terdapat tiga pasangan jenis yang memiliki koefisien asosiasi positif yaitu Sonneratia alba dengan Rhizophora apiculata nilai koefisien 0,42, Rhizophora mucronata dengan Bruguiera gymnorhiza, dan Rhizophora mucronata dengan Bruguiera sexangula masing-masing nilai koefisien 0,06, yang tidak berasosiasi terdapat lima jenis, yaitu Sonneratia alba, Rhizophora mucronata, Rhizopora apiculata, Bruguiera gymnorizha, dan Bruguiera sexangula. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pedoman dalam pengelolaan hutan mangrove secara berkelanjutan.
Struktur hutan mangrove di hilir DAS Torue didominasi oleh mangrove dengan tinggi < 20 m dan diameter < 30 cm.Stratifikasi tajuk terdiri tiga stratum, yaitu starum C, stratum D, dan stratum E.Secara umum hutan mangrove di hilir DAS Torue didominasi oleh stratum E sebesar 2.730 individu/ha, sedangkan stratum A dan B tidak dijumpai di lokasi penelitian.Di antara 10 pasangan asosiasi yang diandingkan tidak terdapat nilai koefisien asosiasi, akan tetapi masih dapat hidup berdampingan satu dengan yang lainnya.Hutan mangrove di hilir DAS Torue terjadi penurunan kualitas dan kuantitas, oleh karena itu diperlukan tindakan rehabilitasi kawasan secara intensif dan juga penyuluhan kepada masyarakat di sekitar kawasan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi struktur dan asosiasi vegetasi mangrove di hilir DAS Torue. Penelitian ini dapat fokus pada pengaruh kondisi lingkungan, seperti salinitas, pasang surut, dan kualitas air, terhadap distribusi dan interaksi spesies mangrove. Selain itu, studi tentang regenerasi dan pertumbuhan mangrove juga penting untuk memahami dinamika ekosistem mangrove dan mengembangkan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini dapat mencakup analisis rinci tentang tingkat pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan interaksi antara spesies semai dan pohon dewasa. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih efektif untuk menjaga kelestarian hutan mangrove di hilir DAS Torue.
- Estimasi Karbon Tersimpan pada Hutan Mangrove di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten... jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JHT/article/view/1804Estimasi Karbon Tersimpan pada Hutan Mangrove di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten jurnal fp unila ac index php JHT article view 1804
- Komposisi, Struktur, Dan Keanekaragaman Jenis Vegetasi Di Jalur Wisata Air Terjun Wiyono Atas Taman Hutan... jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JHT/article/view/1186Komposisi Struktur Dan Keanekaragaman Jenis Vegetasi Di Jalur Wisata Air Terjun Wiyono Atas Taman Hutan jurnal fp unila ac index php JHT article view 1186
- STRUKTUR KOMUNITAS, ZONASI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI VEGETASI MANGROVE DI SEGARA ANAKAN CILACAP | Hilmi... ojs.omniakuatika.net/index.php/joa/article/view/36STRUKTUR KOMUNITAS ZONASI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI VEGETASI MANGROVE DI SEGARA ANAKAN CILACAP Hilmi ojs omniakuatika index php joa article view 36
- Potensi Mangrove Sebagai Tanaman Obat (Short Communication) | Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati.... ojs.uajy.ac.id/index.php/biota/article/view/2901Potensi Mangrove Sebagai Tanaman Obat Short Communication Biota Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu Hayati ojs uajy ac index php biota article view 2901
| File size | 1.8 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKUUNIKU Untuk menilai kelayakannya, dilakukan analisis usahatani tumpang sari di RPH Sumurkondang dengan indikator pendapatan, kontribusi pendapatan, R/C Ratio,Untuk menilai kelayakannya, dilakukan analisis usahatani tumpang sari di RPH Sumurkondang dengan indikator pendapatan, kontribusi pendapatan, R/C Ratio,
UncenUncen Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling terhadap responden dan analisis vegetasi mangrove dilakukan menggunakan metode transek garis. UkuranMetode pengambilan sampel adalah purposive sampling terhadap responden dan analisis vegetasi mangrove dilakukan menggunakan metode transek garis. Ukuran
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI kelas tutupan lahan pada kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi berupa hutan primer, hutan sekunder, dan semak belukar yang mengalamikelas tutupan lahan pada kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi berupa hutan primer, hutan sekunder, dan semak belukar yang mengalami
UNRAMUNRAM Penyuluhan yang telah dilakukan meningkatkan pemahaman kelompok pembudidaya ikan Karamel Indah di dusun Karang Anyar desa Lunyuk Rea akan penting manajemenPenyuluhan yang telah dilakukan meningkatkan pemahaman kelompok pembudidaya ikan Karamel Indah di dusun Karang Anyar desa Lunyuk Rea akan penting manajemen
UNIDHAUNIDHA Sistem pendukung keputusan pemilihan investasi saham telah dirancang dan dibangun menggunakan metode Extreme Programming serta TOPSIS untuk memberikanSistem pendukung keputusan pemilihan investasi saham telah dirancang dan dibangun menggunakan metode Extreme Programming serta TOPSIS untuk memberikan
UMSUMS Klasifikasi mencapai akurasi keseluruhan 96% dan koefisien kappa 0,94. UAV berbiaya rendah secara efektif menghasilkan citra udara beresolusi tinggi diKlasifikasi mencapai akurasi keseluruhan 96% dan koefisien kappa 0,94. UAV berbiaya rendah secara efektif menghasilkan citra udara beresolusi tinggi di
UNIMALUNIMAL Oleh karena itu biaya pengabdian kepada masyarakat diusulkan setiap tahun. (2) Pelaksanaan kegiatan ini perlu memilih lokasi-lokasi yang masih jarang tersentuhOleh karena itu biaya pengabdian kepada masyarakat diusulkan setiap tahun. (2) Pelaksanaan kegiatan ini perlu memilih lokasi-lokasi yang masih jarang tersentuh
UNILAUNILA hutan negara, hutan rakyat, lahan terbangun, dan perkebunan yang mengalami peningkatan secara signifikan di Provinsi Lampung, yaitu lahan terbangun padahutan negara, hutan rakyat, lahan terbangun, dan perkebunan yang mengalami peningkatan secara signifikan di Provinsi Lampung, yaitu lahan terbangun pada
Useful /
UncenUncen Hasil penelitian mengungkapkan dua subtipe HIV-1, yaitu CRF01_AE pada 31 responden (86,1%) dan subtipe B pada 5 responden (13,9%). Analisis statistik denganHasil penelitian mengungkapkan dua subtipe HIV-1, yaitu CRF01_AE pada 31 responden (86,1%) dan subtipe B pada 5 responden (13,9%). Analisis statistik dengan
STIESTEKOMSTIESTEKOM Data dikumpulkan dari 115 responden dan dianalisis memakai PLS-SEM melalui software SmartPLS 4. Hasil memperlihatkan bahwa kualitas produk dan citra merekData dikumpulkan dari 115 responden dan dianalisis memakai PLS-SEM melalui software SmartPLS 4. Hasil memperlihatkan bahwa kualitas produk dan citra merek
STIESTEKOMSTIESTEKOM Di antara ketiga variabel tersebut, expertise menjadi faktor paling dominan dalam mendorong minat membeli optimal. Penelitian ini menunjukkan pentingnyaDi antara ketiga variabel tersebut, expertise menjadi faktor paling dominan dalam mendorong minat membeli optimal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya
UNILAUNILA Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer yang didapatkan melalui observasi lapangan pada lokasi RTH publik dan data sekunder yang berkaitan denganData yang dikumpulkan terdiri dari data primer yang didapatkan melalui observasi lapangan pada lokasi RTH publik dan data sekunder yang berkaitan dengan