UntikaUntika
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan PublikJurnal Kebijakan dan Pelayanan PublikPariwisata merupakan sektor strategis pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan kemandirian fiskal melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, termasuk Kabupaten Banggai, kontribusi pariwisata terhadap PAD masih belum optimal karena koordinasi antar-SKPD lemah, investasi infrastruktur belum terarah, kapasitas SDM terbatas, serta pemanfaatan data digital belum maksimal. Penelitian ini bertujuan merumuskan model tata kelola kolaboratif antar-SKPD (Dinas Pariwisata, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum) yang mampu meningkatkan efisiensi investasi infrastruktur pariwisata, optimalisasi pemungutan retribusi dan pajak daerah, serta penguatan basis data pengunjung berbasis sistem e-ticketing untuk mendorong peningkatan PAD Kabupaten Banggai. Secara khusus, penelitian ini menganalisis: (1) pengaruh model koordinasi antar-SKPD terhadap efisiensi investasi infrastruktur dan kinerja pemungutan retribusi pariwisata; (2) keterkaitan kinerja dan transparansi tata kelola Dinas Pariwisata dengan minat investasi amenitas pariwisata swasta; (3) dampak program peningkatan kapasitas SDM pariwisata terhadap indeks kepuasan wisatawan dan potensi pendapatan jasa; (4) efektivitas kebijakan insentif bagi pelaku usaha mikro/kecil (BUMDes dan Pokdarwis) dalam mendorong kepatuhan sistem pemungutan resmi daerah; dan (5) pemanfaatan data pengunjung dari e-ticketing untuk perencanaan strategis dan simulasi peningkatan PAD.
Pada tataran kebijakan, hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi konkret kepada Pemerintah Kabupaten Banggai mengenai.(1) desain mekanisme koordinasi dan pembagian peran antar Dinas Pariwisata, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum.(2) prioritas investasi infrastruktur pariwisata yang lebih efisien dan berorientasi pada peningkatan PAD.(3) skema insentif yang mendorong pendaftaran dan kepatuhan pelaku usaha mikro/kecil pariwisata.serta (4) strategi pemanfaatan data e-ticketing untuk promosi tertarget dan pengembangan produk wisata baru.Rekomendasi ini akan dituangkan dalam policy brief yang mudah diakses oleh pengambil kebijakan daerah.
Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Banggai, penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah fokus pada peningkatan koordinasi antar-SKPD terkait pariwisata. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan investasi infrastruktur pariwisata secara efisien dan berorientasi pada peningkatan PAD. Pemerintah juga disarankan untuk mengembangkan skema insentif yang mendorong kepatuhan pelaku usaha mikro/kecil pariwisata dalam membayar retribusi dan pajak. Terakhir, pemanfaatan data e-ticketing dapat digunakan untuk promosi tertarget dan pengembangan produk wisata baru.
- Tourism Resources Development Policy in Increasing Regional Original Revenue in Bulukumba Regency | Journal... newinera.com/index.php/JournalLaSociale/article/view/1231Tourism Resources Development Policy in Increasing Regional Original Revenue in Bulukumba Regency Journal newinera index php JournalLaSociale article view 1231
- 0. pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs yxh... ijrehc.com/uploads2023/ijrehc04_85.pdf0 pdf obj endobj extgstate procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs yxh ijrehc uploads2023 ijrehc04 85 pdf
- Service Climate and Empowerment for Customer Service Quality among Vietnamese Employees at Restaurants.... mdpi.com/2071-1050/13/3/1172Service Climate and Empowerment for Customer Service Quality among Vietnamese Employees at Restaurants mdpi 2071 1050 13 3 1172
- Pelatihan Interaktif Manajemen Layanan Tamu dan Fasilitas Homestay Berbasis Kearifan Lokal di Desa Leuwimalang... journal.polteksahid.ac.id/index.php/josse/article/view/677Pelatihan Interaktif Manajemen Layanan Tamu dan Fasilitas Homestay Berbasis Kearifan Lokal di Desa Leuwimalang journal polteksahid ac index php josse article view 677
- Peningkatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata dalam Mengembangkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif... doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2738Peningkatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata dalam Mengembangkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif doi 10 37680 amalee v4i2 2738
| File size | 351.31 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJANIUNJANI Kebijakan pencatatan yang masih manual dan tidak terintegrasi menjadi penyebab ketidakteraturan dan efisiensi rendah. Diperlukan pelatihan akuntansi danKebijakan pencatatan yang masih manual dan tidak terintegrasi menjadi penyebab ketidakteraturan dan efisiensi rendah. Diperlukan pelatihan akuntansi dan
PKN STANPKN STAN Kontribusi pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan serta wadah platform digital yang memfasilitasi promosi dan penjualan produksi pertanianKontribusi pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan serta wadah platform digital yang memfasilitasi promosi dan penjualan produksi pertanian
PKN STANPKN STAN Selama ini, BUMDes Bandung Bondowoso (Babo) menghadapi tantangan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi serta pemenuhan kewajibanSelama ini, BUMDes Bandung Bondowoso (Babo) menghadapi tantangan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi serta pemenuhan kewajiban
PKN STANPKN STAN Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan instrumen berupa kuesioner, stadiometer, timbangan digital. Hasil yang ditemukan, rata-rata nilai aktivitasKegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dengan instrumen berupa kuesioner, stadiometer, timbangan digital. Hasil yang ditemukan, rata-rata nilai aktivitas
PKN STANPKN STAN Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu masalah lingkungan yang signifikan di Desa Panyirapan. Tujuan program ini adalah untuk memberi instruksiPengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu masalah lingkungan yang signifikan di Desa Panyirapan. Tujuan program ini adalah untuk memberi instruksi
PKN STANPKN STAN Sebagai media pembelajaran berbasis android, SAC memiliki memori jangka panjang yang dapat disimpan tanpa memerlukan keahlian coding karena mudah digunakanSebagai media pembelajaran berbasis android, SAC memiliki memori jangka panjang yang dapat disimpan tanpa memerlukan keahlian coding karena mudah digunakan
PKN STANPKN STAN Mitra dalam kegiatan ini adalah UMKM HD Production di Tangerang Selatan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, diskusi, simulasi, dan pendampingan. MelaluiMitra dalam kegiatan ini adalah UMKM HD Production di Tangerang Selatan. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, diskusi, simulasi, dan pendampingan. Melalui
PKN STANPKN STAN Hidup di wilayah hinterland bagi sebagian anak dalam kondisi ideal bisa jadi tidak mudah karena terbatasnya akses, sumber daya dan kecepatan untuk mendapatkanHidup di wilayah hinterland bagi sebagian anak dalam kondisi ideal bisa jadi tidak mudah karena terbatasnya akses, sumber daya dan kecepatan untuk mendapatkan
Useful /
UntikaUntika Ruang tunggu yang terbatas, ketersediaan kursi, sistem antrean yang belum sepenuhnya digital, atau toilet yang kurang bersih bisa menjadi sumber ketidaknyamananRuang tunggu yang terbatas, ketersediaan kursi, sistem antrean yang belum sepenuhnya digital, atau toilet yang kurang bersih bisa menjadi sumber ketidaknyamanan
UNJUNJ Merancang desain eksperimental, kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional, sementara kelompok eksperimental menerapkan PjBL. HasilMerancang desain eksperimental, kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional, sementara kelompok eksperimental menerapkan PjBL. Hasil
IDEBAHASAIDEBAHASA Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan subjek 54 siswa dari tiga sekolah menengah pertama. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian menulisMetode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan subjek 54 siswa dari tiga sekolah menengah pertama. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian menulis
STIPRAMSTIPRAM Penelitian menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang berfokus pada konten lengkap dan interaksi yang memudahkan wisatawan merencanakan kunjunganPenelitian menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang berfokus pada konten lengkap dan interaksi yang memudahkan wisatawan merencanakan kunjungan