UIBUUIBU

One moment, please...One moment, please...

Kesehatan dan kesejahteraan adalah tujuan utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Berbagai tantangan kesehatan masih bertahan karena kurangnya pendidikan kesehatan awal di institusi pendidikan. Namun, penelitian yang menggabungkan pendidikan berbasis sekolah dengan prinsip-prinsip kesehatan dasar masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek pembelajaran berbasis masalah (PBL) berdasarkan model keyakinan kesehatan (HBM), yang juga disebut HB-PBL, terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah desain eksperimen kuasi dengan pre-test dan post-test dengan kelompok kontrol non-ekivalen. Sampel penelitian ini adalah 70 siswa kelas 12 di SMAN 3 Malang, Indonesia. Siswa berpartisipasi dalam pemecahan masalah kooperatif yang berpusat pada pewarisan manusia dan gangguan bawaan. Instrumen penelitian adalah jenis ujian yang terdiri dari pertanyaan pilihan ganda dan esai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kovariansi (ANCOVA) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa metode instruksional memiliki efek signifikan terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis, dengan nilai signifikansi di bawah 0,05 (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa HB-PBL meningkatkan secara signifikan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa dengan meningkatkan keterlibatan mereka dalam isu-isu terkait kesehatan. Penelitian selanjutnya harus meneliti dampak sikap kesehatan terhadap perilaku belajar siswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa HB-PBL memiliki efek positif signifikan terhadap hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa (p < 0,05).Siswa yang diajarkan dengan metode HB-PBL mencapai kinerja kognitif yang lebih tinggi dan peningkatan yang lebih besar dalam berpikir kritis dibandingkan dengan mereka yang menerima instruksi konvensional.Berakar pada model keyakinan kesehatan, HB-PBL memanfaatkan keyakinan siswa tentang risiko kesehatan untuk meningkatkan keterlibatan dan mempromosikan berpikir kritis.Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi konstruk berbasis kesehatan tidak hanya mendukung perkembangan akademik, tetapi juga meningkatkan kesadaran kesehatan siswa dan adopsi praktik yang lebih sehat.Temuan penelitian ini juga memiliki implikasi penting bagi praktik pendidikan dan pengembangan pendidikan sains.Penerapan HB dalam kerangka PBL memperluas dasar teoritis pedagogi sains dengan menunjukkan bagaimana teori psikologis dan perilaku kesehatan dapat dioperasionalisasikan untuk mendukung penalaran ilmiah dan berpikir kritis.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Mengembangkan studi yang menyelidiki peran sikap kesehatan dalam membentuk perilaku belajar siswa di berbagai konteks pendidikan. 2. Meneliti dampak sikap kesehatan terhadap perilaku belajar siswa, terutama dalam konteks pendidikan sains. 3. Menganalisis bagaimana integrasi konstruk berbasis kesehatan dapat mendukung perkembangan akademik dan adopsi praktik yang lebih sehat di antara siswa.

  1. The correlation of critical thinking and concept mastery to problem-solving skills: the role of complexity... vdu.lt/cris/handle/20.500.12259/241544The correlation of critical thinking and concept mastery to problem solving skills the role of complexity vdu lt cris handle 20 500 12259 241544
  2. Enhancing knowledge and critical thinking about health through biology instruction based on the health... ejurnal.uibu.ac.id/index.php/edubiotik/article/view/1535Enhancing knowledge and critical thinking about health through biology instruction based on the health ejurnal uibu ac index php edubiotik article view 1535
  3. Blooming student difficulties in dealing with organic reaction mechanisms – an attempt at systemization... doi.org/10.1039/d2rp00204cBlooming student difficulties in dealing with organic reaction mechanisms yAAAe an attempt at systemization doi 10 1039 d2rp00204c
Read online
File size387.69 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test