IC MESIC MES

Jurnal ICMESJurnal ICMES

Serangan Israel ke Palestina jalur Gaza menuai reaksi internasional karena banyaknya korban dari warga sipil yang disebabkan serangan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelanggaran Hukum Humaniter Internasional yang dilakukan Israel di Gaza pasca 7 Oktober 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan kasus untuk mengetahui kesesuaian hukum dengan fakta-fakta dalam kasus itu. Temuan artikel ini adalah Israel telah melakukan pelanggaran Hukum Humaniter Internasional, antara lain pelanggaran terhadap warga sipil dan objek sipil, anak-anak, tenaga medis, jurnalis, serta menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan.

Artikel ini menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan serangkaian pelanggaran terhadap Hukum Humaniter Internasional (HHI) dalam agresi militernya di Jalur Gaza setelah 7 Oktober 2023.Pelanggaran tersebut meliputi penargetan warga sipil dan objek sipil, serangan terhadap anak-anak, tenaga medis, dan jurnalis, penggunaan senjata berbahaya, serta pemblokiran bantuan kemanusiaan.Kondisi ini menunjukkan kesenjangan antara prinsip-prinsip HHI dan realitas konflik, menyoroti kebutuhan mendesak akan tindakan yang lebih kuat dan bertanggung jawab dari komunitas internasional.

Berdasarkan analisis pelanggaran HHI dalam agresi militer Israel di Gaza, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada beberapa area penting. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas mekanisme akuntabilitas internasional dalam menindaklanjuti pelanggaran HHI, termasuk peran Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) dan potensi sanksi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Kedua, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari konflik terhadap warga sipil Gaza, khususnya anak-anak, dan mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk pemulihan trauma dan dukungan kesehatan mental. Ketiga, penting untuk mengkaji peran media dan disinformasi dalam membentuk opini publik dan memicu eskalasi konflik, serta merumuskan pedoman etika jurnalistik yang lebih ketat untuk memastikan pelaporan yang akurat dan bertanggung jawab. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mencegah pelanggaran HHI di masa depan dan mempromosikan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

  1. Analysis United States Response on Syria’s Chemical Weapons | Putri | Proyeksi: Jurnal... jurmafis.untan.ac.id/index.php/Proyeksi/article/view/2601Analysis United States Response on SyriayCEs Chemical Weapons Putri Proyeksi Jurnal jurmafis untan ac index php Proyeksi article view 2601
  2. Jurnal Hukum Humaniter & HAM. bantuan kemanusiaan humaniter teras law review jurnal ham main navigation... doi.org/10.25105/teras-lrev.v4i6.5425Jurnal Hukum Humaniter HAM bantuan kemanusiaan humaniter teras law review jurnal ham main navigation doi 10 25105 teras lrev v4i6 5425
  3. Dusturiah; jurnal Dusturiah; fakultas syariah dan hukum; jur. kejahatan kemanuasiaan pelanggaran humaniter... doi.org/10.22373/dusturiyah.v8i2.4218Dusturiah jurnal Dusturiah fakultas syariah dan hukum jur kejahatan kemanuasiaan pelanggaran humaniter doi 10 22373 dusturiyah v8i2 4218
  4. PERLAKUAN TERHADAP TAWANAN PERANG MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL | LEX ET SOCIETATIS. perlakuan... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexetsocietatis/article/view/30920PERLAKUAN TERHADAP TAWANAN PERANG MENURUT HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL LEX ET SOCIETATIS perlakuan ejournal unsrat ac index php lexetsocietatis article view 30920
Read online
File size314.28 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test