UMUM

Jurnal Ekonomi dan Studi PembangunanJurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan

Perubahan struktur demografi dan dampaknya terhadap ekonomi menjadi topik menarik di hampir semua negara di dunia, termasuk Indonesia. Hingga tahun 2030, kelompok usia produktif mendominasi hampir 60 persen dari total populasi di Indonesia. Fenomena ini merupakan aset berharga yang harus dimanfaatkan secara optimal. Penyesuaian tingkat bunga secara moderat adalah upaya yang diterapkan oleh Bank Indonesia untuk memaksimalkan akses kredit dan tabungan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek aspek demografi dan sektor riil terhadap efektivitas kebijakan moneter di tengah guncangan tingkat bunga. Penelitian ini menggunakan data time series dengan rentang waktu 1987Q1 - 2020Q4 di Indonesia. Analisis dilakukan dengan menggunakan time varying parameter-vector autoregressive (TVP-VAR) dan fully modified-ordinary least square (FM-OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek populasi dan populasi lansia memiliki efek positif signifikan terhadap kebijakan moneter, sedangkan variabel usia produktif dan aspek tingkat ketergantungan memiliki efek negatif signifikan. Hubungan antara sektor riil dan kebijakan moneter memiliki hubungan yang berbeda, seperti hubungan positif antara variabel tabungan dan teknologi dengan variabel kredit domestik yang memiliki hubungan negatif signifikan dengan kebijakan moneter.

Efektivitas kebijakan moneter dapat dipengaruhi oleh aspek demografi dan sektor riil.Variabel aspek demografi yang memiliki efek positif signifikan terhadap kebijakan moneter adalah populasi dan usia tua.Kondisi ini menggambarkan bahwa populasi masih menjadi faktor pendukung dalam ekonomi melalui perilaku konsumsi.Kemudian, mayoritas populasi usia tua menggunakan pendapatan mereka untuk konsumsi atau mengalokasikan tabungan di masa muda untuk konsumsi di masa tua.Sementara itu, aspek demografi yang memiliki efek negatif signifikan terhadap kebijakan moneter adalah usia kerja (produktif) dan rasio ketergantungan.Populasi usia produktif mengalokasikan pendapatan mereka untuk menabung untuk kehidupan di masa tua.Hal ini sesuai dengan hasil variabel rasio ketergantungan di Indonesia, yang relatif tinggi.Kelompok usia produktif menanggung beban kehidupan ekonomi untuk kelompok usia tua dan muda.Sektor riil yang memiliki hubungan positif dengan kebijakan moneter adalah variabel tabungan dan penggunaan teknologi.Tabungan dapat meningkatkan inflasi karena akumulasi tabungan dapat meningkatkan pasokan lembaga keuangan yang akan disalurkan melalui kredit.Dalam proses ini, tingkat bunga masih menjadi faktor fundamental dalam meningkatkan minat menabung.Hubungan positif juga ditemukan pada variabel teknologi.Kondisi ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi akan memberikan kemudahan dan kecepatan, tetapi juga memiliki dampak negatif.Oleh karena itu, diperlukan manajemen untuk menyeimbangkan keberadaan perkembangan teknologi.Variabel kredit domestik menunjukkan hasil yang berbeda, yaitu negatif signifikan.Hal ini mengungkapkan bahwa peningkatan kredit lebih dialokasikan untuk kegiatan investasi dan barang modal dibandingkan konsumsi.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut dampak perubahan demografi terhadap perilaku konsumsi dan pengalokasian pendapatan di berbagai kelompok usia, terutama usia produktif dan lansia. (2) Meneliti pengaruh teknologi dalam sektor keuangan terhadap perilaku ekonomi masyarakat, termasuk dalam hal akses kredit dan tabungan. (3) Menganalisis dampak kebijakan moneter dengan target inflasi terhadap stabilitas ekonomi dan perilaku masyarakat dalam mengakses kredit dan tabungan, serta mempertimbangkan potensi besar dari populasi dan arah perilaku ekonomi setiap kelompok usia.

  1. The Bayesian information criterion: background, derivation, and applications - Neath - 2012 - WIREs Computational... doi.org/10.1002/wics.199The Bayesian information criterion background derivation and applications Neath 2012 WIREs Computational doi 10 1002 wics 199
  2. Will Demographic Changes Affect Monetary Policy with Interest Rate Shocks in Indonesia? | Qori'ah... doi.org/10.17977/um002v14i22022p182Will Demographic Changes Affect Monetary Policy with Interest Rate Shocks in Indonesia Qoriah doi 10 17977 um002v14i22022p182
Read online
File size510.14 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test