UMUM
Jurnal Ekonomi dan Studi PembangunanJurnal Ekonomi dan Studi PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu pendapatan tenaga kerja di sektor informal, dengan fokus pada variabel demografi dan sosial ekonomi. Studi ini mengadopsi Persamaan Upah Mincer dan melakukan Metode Kuadrat Terkecil Biasa (Ordinary Least Square Method). Data dikumpulkan dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persamaan Mincer masih menjadi model yang kuat untuk memodelkan faktor-faktor upah. Tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan yang lebih tinggi menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi karena pendidikan akan menyempurnakan kemampuan kerja dan produktivitas. Di sisi lain, pekerja di sektor informal yang tinggal di desa memperoleh pendapatan lebih tinggi daripada mereka yang bekerja di wilayah perkotaan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa dengan kebijakan yang tepat, sektor informal dapat mengembangkan pendapatan setinggi sektor formal.
Karakteristik pekerja informal masih dianggap sebagai salah satu variabel penentu pendapatan.Beberapa faktor ditemukan, seperti pekerja informal didominasi oleh pekerja laki-laki sebagai kepala keluarga, menikah, dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah atau setara dengan sekolah menengah atas.Pekerja informal sebagian besar ditemukan di wilayah perkotaan (Kota) dibandingkan dengan pedesaan (Kecamatan).Mereka menerima pelatihan yang lebih sedikit tetapi menggunakan internet untuk bekerja.Pekerja laki-laki, yang memiliki gelar diploma/sarjana dan bekerja di desa, memperoleh pendapatan lebih tinggi daripada pekerja laki-laki dengan latar belakang pendidikan yang lebih rendah yang tinggal di kota.Pengalaman memiliki korelasi terbalik “U terhadap pendapatan.Peran teknologi memiliki dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan bagi pekerja di sektor informal.Kebijakan terkait pengurangan kemiskinan perlu mempertimbangkan faktor demografi.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis dampak program pelatihan keterampilan terhadap peningkatan pendapatan pekerja informal, dengan fokus pada jenis pelatihan yang paling efektif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai perbedaan pendapatan antara pekerja informal di perkotaan dan pedesaan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti akses terhadap modal, teknologi, dan jaringan sosial. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dikembangkan dengan menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami lebih mendalam motivasi dan strategi adaptasi pekerja informal dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika sektor informal dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di Indonesia.
| File size | 391.88 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSUBUNSUB Jenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang merupakanJenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang merupakan
UNSUBUNSUB Di era globalisasi dalam kegiatan ekonomi, peranan dunia usaha khususnya dalam sektor finansial dan perbankan semakin menampakkan perubahan yang sangatDi era globalisasi dalam kegiatan ekonomi, peranan dunia usaha khususnya dalam sektor finansial dan perbankan semakin menampakkan perubahan yang sangat
UNSUBUNSUB Implementasi kebijakan penataan pasar tradisional dan toko modern di Kabupaten Subang sudah cukup baik meskipun belum maksimal. Efektivitas pembinaan sektorImplementasi kebijakan penataan pasar tradisional dan toko modern di Kabupaten Subang sudah cukup baik meskipun belum maksimal. Efektivitas pembinaan sektor
UNSUBUNSUB Responsivitas dan pertanggungjawaban masih lemah karena monitoring dan evaluasi bersifat sementara, tidak terstruktur, serta laporan tidak transparan kepadaResponsivitas dan pertanggungjawaban masih lemah karena monitoring dan evaluasi bersifat sementara, tidak terstruktur, serta laporan tidak transparan kepada
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Upaya ini menunjukkan peningkatan progresif dalam realisasi kepatuhan, namun analisis lebih dalam diperlukan untuk mengoptimalisasi strategi ini guna menjangkauUpaya ini menunjukkan peningkatan progresif dalam realisasi kepatuhan, namun analisis lebih dalam diperlukan untuk mengoptimalisasi strategi ini guna menjangkau
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Teknik analisis menggunakan regresi data panel dengan model terbaik yang ditentukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasikTeknik analisis menggunakan regresi data panel dengan model terbaik yang ditentukan melalui uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik
FISIP UNMULFISIP UNMUL Secara keseluruhan, kombinasi dukungan sosial, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi adalah faktor utama dalam membangun ketahanan pekerja perempuanSecara keseluruhan, kombinasi dukungan sosial, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi adalah faktor utama dalam membangun ketahanan pekerja perempuan
STIABENGKULUSTIABENGKULU Latar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitasLatar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas
Useful /
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Peningkatan klaim JKP di kuartal I 2025 mencapai 35.493 kasus dengan total pembayaran sebesar Rp161.005 miliar, menunjukkan tekanan besar pada pasar kerjaPeningkatan klaim JKP di kuartal I 2025 mencapai 35.493 kasus dengan total pembayaran sebesar Rp161.005 miliar, menunjukkan tekanan besar pada pasar kerja
UMUM Penelitian ini juga menemukan bahwa BLT BBM lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan di daerah pedesaan dibandingkan di daerah perkotaan. Kesimpulan penelitianPenelitian ini juga menemukan bahwa BLT BBM lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan di daerah pedesaan dibandingkan di daerah perkotaan. Kesimpulan penelitian
UMUM Selain itu, komoditas utama lainnya (non-olahrag dan gas) seperti emas, minyak, dan batubara juga akan mengalami gejolak signifikan akibat konflik yangSelain itu, komoditas utama lainnya (non-olahrag dan gas) seperti emas, minyak, dan batubara juga akan mengalami gejolak signifikan akibat konflik yang
STTSAPPISTTSAPPI Selanjutnya sumbangsihnya terhadap Pendidikan Agama Kristen dapat dilihat dalam tiga prinsip esensialisme seperti di atas dan dapat dilihat melalui. Kurikulum,Selanjutnya sumbangsihnya terhadap Pendidikan Agama Kristen dapat dilihat dalam tiga prinsip esensialisme seperti di atas dan dapat dilihat melalui. Kurikulum,