MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatMinyak jelantah adalah salah satu jenis limbah domestik yang memiliki potensi memberikan dampak merugikan terhadap kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan masyarakat dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 di Desa Jatibaru 2, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, dengan melibatkan kelompok ibu rumah tangga serta remaja perempuan. Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman peserta, yang tercermin dari kenaikan skor rata-rata dari 6 pada pre-test menjadi 8 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mampu mengolah minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis pemanfaatan limbah rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah di Desa Jatibaru 2, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, telah berhasil dilaksanakan dengan baik melalui metode ceramah, praktik langsung, dan diskusi interaktif.Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 6 pada pre-test menjadi 8 pada post-test.
Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai. Untuk memperdalam dan memperluas dampak positifnya, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, penting untuk mengkaji keberlanjutan program ini dalam jangka panjang. Penelitian di masa depan dapat melacak apakah peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang terjadi setelah pelatihan benar-benar menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan dalam pengelolaan limbah rumah tangga, serta sejauh mana peserta mampu mendirikan dan mengembangkan usaha kecil berbasis produk olahan minyak jelantah selama periode 6-12 bulan. Kedua, mengingat fokus program ini pada pembuatan sabun batang, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi diversifikasi produk olahan minyak jelantah lain yang memiliki potensi pasar, seperti sabun cair, lilin aromaterapi, atau bahkan bio-lubrikan. Studi komparatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas, kelayakan ekonomi, dan penerimaan masyarakat terhadap berbagai jenis produk alternatif ini. Ketiga, untuk memastikan dampak yang lebih luas, penelitian dapat menganalisis adaptabilitas dan efektivitas program serupa di berbagai konteks sosial ekonomi dan geografis, termasuk di perkotaan atau daerah pedesaan yang lebih terpencil. Ini dapat mencakup identifikasi faktor-faktor kunci seperti dukungan pemerintah daerah, peran tokoh masyarakat, dan kolaborasi dengan sektor swasta yang dapat mempercepat skala adopsi pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah lain.
- UPAYA PENANGULANGAN LIMBAH MINYAK JELANTAH PADA INDUSTRI KERUPUK JANGEK DI DESA SUNGAI RAJA LABUHANBATU... doi.org/10.24114/jpkm.v29i2.38086UPAYA PENANGULANGAN LIMBAH MINYAK JELANTAH PADA INDUSTRI KERUPUK JANGEK DI DESA SUNGAI RAJA LABUHANBATU doi 10 24114 jpkm v29i2 38086
- PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH DALAM PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI DESA TANAH DATAR | JUARA: Jurnal Wahana... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/juara/article/view/21372PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH DALAM PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI DESA TANAH DATAR JUARA Jurnal Wahana e journal trisakti ac index php juara article view 21372
| File size | 586.35 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain penelitian Quasi Eksperimen. Rancangan penelitian yaitu one-group pretest-posttest design.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain penelitian Quasi Eksperimen. Rancangan penelitian yaitu one-group pretest-posttest design.
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Hasil penelitian menunjukan instalasi radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan. Pemeriksaan kesehatanHasil penelitian menunjukan instalasi radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan. Pemeriksaan kesehatan
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai mutuPenelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai mutu
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Ada hubungan antara kondisi sarana pembuangan sampah dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,021). Ada hubungan antara kondisi tempat fasilitasAda hubungan antara kondisi sarana pembuangan sampah dengan kejadian stunting pada bayi balita (P-value 0,021). Ada hubungan antara kondisi tempat fasilitas
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Anemia dapat dicegah dengan memastikan remaja mendapatkan cukup zat besi untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Penelitian ini menganalisis perbedaanAnemia dapat dicegah dengan memastikan remaja mendapatkan cukup zat besi untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Penelitian ini menganalisis perbedaan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Penurunan COD setelah pre-treatment sebesar 96,7%. Rata-rata penurunan COD setelah filtrasi dengan ketebalan 25 cm: 75 cm sebesar 40,45%, ketebalan 50Penurunan COD setelah pre-treatment sebesar 96,7%. Rata-rata penurunan COD setelah filtrasi dengan ketebalan 25 cm: 75 cm sebesar 40,45%, ketebalan 50
UNIBAUNIBA Berdasarkan data yang diperoleh bahwa jenis tindakan terbanyak adalah fistulotomi dibanding dengan fistulectomi. Fistula perianal terjadi 3 hingga 4 kaliBerdasarkan data yang diperoleh bahwa jenis tindakan terbanyak adalah fistulotomi dibanding dengan fistulectomi. Fistula perianal terjadi 3 hingga 4 kali
UNIBAUNIBA Pembahasan dan Kesimpulan: Sarkoma kepala dan leher dikenal karena perilaku agresif dan prognosisnya yang buruk. Perawatan standar terdiri dari reseksiPembahasan dan Kesimpulan: Sarkoma kepala dan leher dikenal karena perilaku agresif dan prognosisnya yang buruk. Perawatan standar terdiri dari reseksi
Useful /
UNIBAUNIBA Sampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 sampel, Hasil penelitian diuji menggunakan Chi-square. Pada penelitian ini, statusSampel ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 sampel, Hasil penelitian diuji menggunakan Chi-square. Pada penelitian ini, status
UNIBAUNIBA Data di analisis dengan menggunakan Chi-Square Test. Terdapat hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan Jumlah Gigi Susu Pada Bayi Usia 6-12 BulanData di analisis dengan menggunakan Chi-Square Test. Terdapat hubungan yang bermakna antara ASI Eksklusif dengan Jumlah Gigi Susu Pada Bayi Usia 6-12 Bulan
UNIBAUNIBA Penelitian ini adalah penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain cohort. Pengambilan dan pengumpulan didapatkan dari rekam medik pasienPenelitian ini adalah penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain cohort. Pengambilan dan pengumpulan didapatkan dari rekam medik pasien
UNIBAUNIBA Salah satu pekerjaan yang dapat beresiko hipertensi dikarenakan oleh stres kerja adalah pemadam kebakaran, karena pekerjaan ini terlibat secara berulangSalah satu pekerjaan yang dapat beresiko hipertensi dikarenakan oleh stres kerja adalah pemadam kebakaran, karena pekerjaan ini terlibat secara berulang